oleh

2 Petugas Covid-19 di Intan Jaya Ditembak KKB, Butuh 5 Jam ke TKP

Intan Jaya, Radar Pagi – Dua tenaga medis yang menjalankan tugas dari Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Intan Jaya ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB). Salah satunya dikabarkan meninggal dunia.

Kapolres Intan Jaya, AKBP Yuli Karre Pongbala menjelaskan dari laporan sementara, kedua petugas medis yang tergabung dalam Satgas COVID-19 Intan Jaya tersebut ditembak KKB saat hendak mengantar obat-obatan terkait COVID-19.

“Kami dapat informasi satu orang sudah meninggal. Kemudian yang satu korban lagi masih di Pastoran dan kondisinya kritis,” katanya, Jumat (22/5/2019) siang.

Meski begitu, Kapolres siang tadi belum bisa memastikan apakah para korban ditembak atau dilukai dengan senjata tajam.

“Kami belum pastikan itu karena kita belum melihat langsung. Lokasi (TKP) sangat jauh sehingga kami berencana besok pagi baru menuju ke lokasi untuk memastikan kejadian tersebut,” katanya  seraya menjelaskan bahwa untuk mencapai lokasi dibutuhkan waktu sekitar lima jam dan harus melintasi jembatan gantung.

Kedua korban bernama Almalek Bagau dan Eunico Somou. Di antara keduanya, Eunico Somou yang dilaporkan tewas. Mereka diketahui mengantongi surat tugas dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan mengantongi surat perintah dari Kepala Dinas Kesehatan Intan Jaya.

Sejauh ini, dari 8 distrik yang ada di Kabupaten Intan Jaya, hingga saat ini baru tiga distrik yang memiliki pos pengamanan. Baik dari TNI maupun Polri. Sementara 5 distrik lainnya belum memiliki pos pengamanan. (Om Yan)

 

 

News Feed