oleh

Tiga Aleg SBB Berstatus ODP

SBB, Radar Pagi – Terkait perkembangan pencegahan dan penanganan Covid 19/Virus Corona di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Provinsi Maluku, sampai saat ini terdapat  17 Orang Dalam Pantauan (ODP).

Dari status ODP oleh Tim Gugus pencegahan Covid 19 kabupaten SBB ini, 3 di antaranya adalah anggota DPRD SBB. Mereka ini masuk sebagai ODP dikarenakan baru saja kembali dari Jakarta usai kunjungan kerja (kunker) beberapa pekan lalu.

Hal tersebut disampaikan Joni Kaifuan, Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten SBB di ruang kerjanya kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

“Sampai saat ini di SBB ada 17 Orang Dalam Pantauan, untuk anggota DPRD ada 3 orang yang masuk ODP setelah mereka pulang dari Jakarta,”  terang Kaifuan.

Sedangkan  satu  orang   telahdi rujuk ke RSUD dr.Haulussy Ambon sejak Jumat 27 Maret 2020 lantaran suhu badannya tinggi, kini tim pencegahan Covid-19 Dinkes Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) selalu melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap perkembagan ODP maupun  orang yang  yang baru datang di SBB.

“Satu  ODP  juga  kita telah rujuk ke Ambon karena suhu badannya tinggi. kita selalu pantau perkembangan ODP maupun orang yang baru datang dari daerah lain,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Seram Bagian Barat (SBB) Abd. Rasid Lisaholit saat dikonfirmasi  lewat telepon selulernya  oleh media ini mengatakan, dirinya telah instruksikan kepada semua anggota DPRD SBB untuk melakukan  isolasi  mandiri  di rumah paska kembali dari jakarta  pekan lalu.

“Saya sudah instruksikan kepada  seluruh anggota DPRD wajib isolasi mandiri di rumah selama 14 hari setelah kita tiba dari Jakarta pekan lalu,” ujar Lisaholit.

Soal tiga anggota DPRD  SBB yang berstatus ODP, dirinya enggan berkomentar. “Untuk status ODP 3 anggota DPRD itu saya no comen, sebab itu wilayah medis. saya sarankan untuk ikuti petunjuk medis,” ujarnya. (jabar)

News Feed