oleh

Di Balik Kelantangan dan Tegasnya Yanto Samanery

-Nasional-18 views

SBB, Radar Pagi – Yanto Samanery adalah salah seorang  legislator Partai Amanat Nasional (PAN), Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang dikenal sangat lantang dan tegas ketika berbicara persoalan-persoalan yang berkaitan dengan kemaslahatan masyarakat dalam sidang parlemen DPRD SBB.

Namun, di balik kelantangan dan ketegasannya itu, dia memiliki sifat yang ramah, komunikatif, penyayang serta rendah hati. Hal ini terlihat saat menjalani masa resesnya yang berlangsung di Balai Dusun Saluku Desa Luhu Kecamatan Huamual pada Kamis (20/2/2020) silam.

Dalam mendengar dan menjaring aspirasi dengan masyarakat Dusun Saluku, dirinya mengatakan “Saya adalah wakil rakyat di parlemen SBB. Apa yang sudah diamanatkan rakyat akan terus saya perjuangkan. Saya yang dulu dan yang sekarang masih tetap sama. Jadi, apabila ada langkah dan sifat saya yang salah, maka rakyat berhak menegur saya. Karena, kita sebagai manusia pasti punya titik salah,” kata Samanery penuh rendah hati di hadapan puluhan warga.

Di akhir kegiatan resesnya dengan masyarakat Dusun Saluku, Samanery memberikan bantuan kepada pengurus Masjid Nurul Huda Dusun Saluku dan pemuda Dusun Saluku yang diterima langsung oleh Khotib Masjid dan salah satu pemuda Dusun Saluku.

Walaupun tidak seberapa, nilai dari bantuan itu, namun jangan dilihat dari jumlah nominalnya, tetapi setidaknya terpatri keikhlasan dan kepedulian darinya yang perlu diapresiasi.

Uji Hasim (Khotib Masjid Nurul Huda)  saat dimintai tanggapannya terkait bantuan yang diberikan mengatakan, “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Yanto Samanery yang sudah mau menyumbangkan Al-Qur’an (Yasin) kepada Masjd kami. Sungguh kami sangat terbantukan sekali karena, di masjid kami tidak ada Yasin sama sekali. Terima kasih sekali lagi kepada bapak Yanto Samanery,” ungkap Khotib ini penuh syukur.

Seperti diketahui, wujud kepekaan dan kepedulian ini sudah dilakukan Yanto Samanery di beberapa tempat. Di Dusun Nasiri misalnya, ketika berkunjung pada Rabu malam (19/2/2020) silam dan mendengar dari warga bahwa rumah yang dipakai oleh Majlis Ta’lim dalam melakukan kegiatan Yasinan belum memiliki fasilitas listrik. Besok paginya Samanery langsung ke kantor PLN Luhu untuk menyelesaikan persoalan tersebut, dengan membayar langsung biaya pemasangannya dan dalam waktu dekat akan terpasang listriknya.

Pengurus Majlis pun bersyukur dan berterima kasih ketika diberitahu via telpon seluler oleh Samanery. Sungguh wakil rakyat yang peka dan peduli. (jabar)

News Feed