oleh

Kapal Pesiar Masa Depan Bisa Berubah Jadi Kapal Selam

Washington, Radar Pagi – Ini seperti kisah pada film James Bond. Masa depan kapal pesiar nantinya akan bisa berubah menjadi kapal selam. Mimpi itu dibangun oleh arsitek kapal perang asal Italia, Elena Nappi. Dia mendesain kapal pesiar hibrida yang bisa menempuh perjalanan di atas permukaan air dan di bawah permukaan air.

Kapal multifungsi tersebut disebut dengan Carapace. Kapal itu mampu menyelam hingga kedalaman 985 kaki selama 10 hari. Berbeda dengan kapal selam pada umumnya yang tidak transparan, kapal tersebut memiliki atap yang transparan. Dengan begitu, penumpang bisa menikmati pemandangan bawah laut yang sangat menawan.

“Itu merepresentasikan kapal pesiar mewah kelas baru,” ungkap Nappi, dilansir CNN. Untuk mewujudkan ambisinya, dia telah melakukan sejumlah penelitian eksperimen untuk menggabungkan kapal pesiar mewah dan privasi dalam navigasi bawah laut.

“Dunia kapal selama mewah merupakan garda terakhir dalam eksperimen lapangan. Itu mungkin menggunakan hibrida dalam pengembangannya di masa depan,” terang Nappi.

Kemudian, dia menjelaskan kebanyakan pemilik kapal pesiar umumnya mencari solusi orisinal untuk ditawarkan kepada kawan dan keluarganya. “Kapal pesiar yang mampu menyelamat menjadi suatu hal yang spesial di pasar kapal pesiar mewah,” terangnya.

Carapace memiliki mesin diesel dan sistem bahan bakar sela yang didesain dengan struktur aluminium ringan. Kapal itu memiliki tiga dek dengan kabin VIP, lounge, bar, dan spa. Kapal itu merepresentasikan kapal pesiar mewah.

Kapal itu bisa digunakan untuk perjalanan pribadi dan kepentingan bisnis yang membutuhkan kerahasiaan. Belum ada pengumuman harga yang ditawarkan. Kapal itu diperkirakan dijual hingga ratusan juta dolar. Namun, pembeli harus bersabar karena kapal tersebut masih dalam tahap rencana.

Carapace masih hanya sebuah konsep. Nappi memprediksi kapal itu akan cukup lama diproduksi. “Jika dibandingkan dengan sektor automotif, tidak sulit memahami jalanan hingga tipe kapal itu memang sulit untuk direalisasikan,” ujarnya.

Dia mencontohkan mobil listrik yang diproduksi pada 1884, ternyata baru tersedia di pasar saat ini. “Sungguh sulit dibayangkan kapal itu bisa saja tersedia hingga 100 tahun mendatang,” katanya.
Nappi saat ini menjadi desainer di perusahaan kapal Italia, Fincantier. Namun, perusahaan tersebut tidak terlibat dalam proyek Carapace. (ysw/sindonews)

News Feed