oleh

PPP Tolak Usulan PKS Soal Ekspor Ganja

Jakarta, Radar Pagi – Rafli, anggota Komisi VI DPR Fraksi PKS mengusulkan pemerintah mengekspor ganja. PPP menilai usulan itu tidak dapat dibenarkan dari sisi manapun.

“Gagasan tersebut tentu sangat offside. Apapun motif dan tujuan ekspor, memperdagangkan objek yang secara nyata dilarang dalam hukum positif kita, merupakan langkah yang konyol,” kata Waketum PPP
Arwani Thomafi kepada wartawan, Jumat (31/1/2020).

Arwani menyebut ganja, dalam norma hukum positif, merupakan jenis narkotika golongan I sebagaimana tertuang dalam Permenkes Nomor 50 Tahun 2018 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika. Penjara jadi risiko bagi yang menyimpan barang haram itu.

“Di Pasal 112 UU No 35/2009 tentang Narkotika juga diatur ancaman bagi siapa saja yang memiliki, menyimpan, menguasai dan menyediakan narkotika golongan I dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun,” sebut Arwani.

Sedangkan Sekretaris Fraksi PPP DPR Achmad Baidowi atau Awiek menyebut usulan anggota Fraksi PKS itu merupakan hak politik dan hak konstitusional di dalam rapat resmi. Untuk diketahui, Rafli menyampaikan usulan itu dalam rapat bersama Mendag Agus Suparmanto membahas perjanjian dagang ASEAN dengan Jepang.

“Mungkin saja ada perubahan paradigma di Fraksi PKS kami tidak berhak mencampurinya karena itu urusan rumah tangga mereka,” jelas Awiek. (Gibran Maulana Ibrahim/dtc/red)

 

News Feed