oleh

Ibu Pergi Pesta, Anak Ditinggal di Apartemen hingga Tewas

Moskwa, Radar Pagi – Maria Plenkina (21) dijatuhi hukuman penjara 13 tahun oleh Pengadilan Negeri di Rusia karena meninggalkan anak perempuannya yang berusia tiga tahun selama satu minggu hingga mati kelaparan. Diketahui, Maria pergi berpesta bersama teman-temannya.

Maria meninggalkan anaknya di sebuah apartemen di Kota Kirov yang berjarak sekitar 500 mil timur Moskow pada Februari 2019 silam. Persidangannya yang berjalan hampir 1 tahun hingga Januari 2020 ini cukup menyita perhatian publik.

Sebuah kelompok kampanye yang dibentuk untuk mendukung anak yang sudah meninggal itu mengutuk hukuman kepada tersangka. Mereka mengatakan hukuman itu terlalu ringan dan perbuatan Maria sangat mengerikan.

Dalam persidangan, Plenkina mengakui meninggalkan Kristina di sebuah apartemen tanpa listrik maupun air. Dia hanya menyiapkan sedikit makanan, lalu pergi menghabiskan satu minggu bersama teman-temannya.

Dalam laporan, penyelidik mengatakan Plenkina mengaku sengaja menutup pintu apartemen dan mematikan air sebelum meninggalkan rumah. Anaknya ditemukan telanjang, mati kelaparan di sebuah ruangan yang dingin di apartemen yang dipenuhi sampah, setelah memakan yoghurt, ayam dan sosis yang ditinggalkan ibunya.

“Putrinya sangat lapar dia bahkan mencoba makan bubuk cuci baju. Plenkina memahami kejahatannya sangat kejam. Dia mematikan air dan tidak ada listrik di apartemen. Anaknya sekarat perlahan,” kata Hakim Roham Bronnikov dalam sidang, dilansir Daily Mail.

Maria menolak tuduhan sengaja membunuh putrinya. Dia mengaku sangat menyayangi anak tersebut. “Saya mencintainya sepanjang hidup saya. Saya melakukan segalanya untuk memastikan dia memiliki semua yang dibutuhkan. Saya merawatnya, mencintainya. Saya tidak punya niat untuk membunuhnya,” ujar Plenkina. (viktor)

News Feed