oleh

Perkosa Ratusan Pria, Reynhard Sinaga Divonis 30 Tahun

London, Radar Pagi – Jaksa Agung Inggris mengajukan banding terhadap hukuman yang dijatuhkan kepada Reynhard Sinaga (36), predator seks yang memperkosa ratusan pria.Vonis penjara 30 tahun dianggap terlalu ringan.

Jaksa Agung Geoffrey Cox meminta Pengadilan Banding untuk mempertimbangkan memberlakukan “ketentuan penjara seumur hidup” pada Reynhard Sinaga sehingga ia tidak pernah memenuhi syarat untuk dibebaskan dari penjara.

“Setelah mempertimbangkan dengan seksama rincian kasus ini, saya telah memutuskan untuk merujuk hukuman itu ke Pengadilan Banding,” kata Cox dikutip dari Channel News Asia, Jumat (17/1/2020)..

“Sinaga melakukan sejumlah serangan yang mengerikan, selama periode waktu yang lama menyebabkan rasa sakit yang substansial dan penderitaan psikologis bagi para korbannya,” tambahnya.

Jaksa Agung Inggris memiliki kekuatan untuk mengajukan banding atas hukuman tertentu yang dijatuhkan oleh hakim pengadilan mahkota di Inggris dan Wales jika mereka tampaknya “terlalu lunak”.

Reynhard, seorang mahasiswa doktoral dari keluarga kaya raya di kawasan Depok, Jawa Barat, dihukum karena terbukti melakukan 159 pelanggaran, termasuk 136 perkosaan dan delapan percobaan perkosaan, pada empat persidangan terpisah yang dimulai pada Juni 2018 dan berakhir Desember lalu.

Namun polisi yakin Reynhard melakukannnya lebih dari jumlah yang bisa dibuktikan. Polisi yakin Reynhard telah menyerang  195 orang setelah memancing pria yang tidak menaruh curiga, terutama pria heteroseksual, di pusat kota Manchester untuk ikut ke apartemennya.

Reynhard diduga menggunakan obat penenang untuk membuat korbannya tidak sadar sebelum merekam serangan seksual kepada mereka. Kebanyakan korbannya tidak tahu apa-apa tentang serangan seksual itu.

Ia ditangkap pada 2017 setelah seorang korban yang sadar berhasil mengambil ponsel dan membawanya ke polisi. Di dalamnya, detektif menemukan rekaman dan foto kejahatannya.

Wakil kepala penuntut mahkota untuk Inggris barat laut, Ian Rushton, menyebut Sinaga pemerkosa paling produktif dalam sejarah hukum Inggris. (viktor)

News Feed