oleh

Usai Dirut Dipecat, Erick Thohir Berhentikan 3 Direksi Garuda Indonesia

Jakarta, Radar Pagi – Bersih-bersih di tubuh Garuda Indonesia terus berlanjut. Usai Dirut Ari Askhara dipecat, kini Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bersama dengan Dewan Komisaris Garuda Indonesia memberhentikan sementara jajaran direksi yang terlibat dalam penyelundupan Harley Davidson dan dua unit sepeda Brompton.

“Akan memberhentikan sementara semua anggota direksi yang terindikasi terlibat langsung maupun tidak lansung dalam kasus Harley Davidson. Sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Artinya. PT Garuda Indonesia perusahaan Tbk seluruh governance akan kita ikuti dalam penetapanya,” ujar Komisaris Utama Garuda Indonesia Sahala Lumban Gaol dalam acara konferensi pers di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Sabtu (7/12/2019).

Dia mengatakan, seluruh Dewan Komisaris menyepakati untuk memberhentikan seluruh jajaran direksi yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam penyelundupan tersebut. Namun tidak dirinci siapa saja Direksi yang diberhentikan. Hanya saja kemungkinan besar ketiga direksi Garuda Indonesia lainnya yang saat kejadian ikut terbang bersama Ari.

Berdasarkan manifest, ada empat direktur yang diduga terlibat dalam penyelundupan, yaitu I Gusti Ngurah Askhara alias Ari Akshara (Direktur Utama Garuda), Iwan Joeniarto (Direktur Teknik dan Layanan Garuda), Mohammad Iqbal (Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha) dan Heri Akhyar (Direktur Capital Human).

Nantinya lanjut Sahala, jabatan direksi kosong akan digantikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) yang akan segera ditunjuk oleh Dewan Komisaris. Plt ini akan menjalankan tugasnya hingga penunjukan jajaran direksi baru pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

“Sesegera mungkin. Pemberhentian sementara dilakukan Dewan Komisaris dan pemberhentian permanen dalam RUPSLB,” katanya. (safrizal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed