oleh

Jutaan Warga Afghanistan Tangisi Dokter Jepang yang Tewas Ditembak

Jalalabad, Radar Pagi – Sejumlah pria bersenjata membunuh enam orang, termasuk dokter asal Jepang, Rabu (4/12/2019) di Jalalabad, Afghanistan. Ternyata dokter yang tewas itu bukan orang sembarangan.

Dokter Tetsu Nakamura hanyalah seorang Kepala Layanan Medis Perdamaian Jepang di Afghanistan, tapi posisinya di mata warga setempat ternyata jauh lebih dihargai ketimbang jabatan itu.

dr. Tetsu Nakamura datang ke Afghanistan pada 1980-an untuk membantu merawat pasien kusta dan kamp-kamp pengungsi Pakistan selama pendudukan Soviet di Afghanistan.

Dia dipuja oleh jutaan orang Afghnistan, yang merasa berutang budi pada kerja kemanusiaannya selama tiga dasawarsa di negara yang dikoyak perang. Mereka memanggilnya Kaka Murad yang artinya Paman Murad. Murad adalah nama yang diberikan warga setempat kepada Nakamura.

Pria berusia 73 tahun itu telah mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk bekerja di Afghanistan. Sebagai dokter, dia berusaha menyelamatkan nyawa. Kadang-kadang juga dia menjadi tukang batu yang membangun saluran air untuk orang-orang yang terkena dampak kekeringan.

Pada Oktober, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menganugerahkan Nakamura kewarganegaraan kehormatan Afghanistan. Kemudian, awal tahun ini penduduk Provinsi Nangarhar berkampanye di media sosial agar Nakamura menjadi Wali Kota Kota Jalalabad.

Kabar kematian Nakamura sempat mengejutkan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. Pasalnya semasa hidup, Nakamura adalah orang yang selalu membantu sesama.

“Saya terkejut bahwa dia tewas dengan cara ini. Dia mempertaruhkan nyawanya di lingkungan berbahaya untuk melakukan berbagai pekerjaan, dan rakyat Afghanistan sangat berterima kasih kepadanya,” ujar Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe saat konferensi pers di Tokyo.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, tetapi Zabihullah Mujahid, juru bicara Taliban Afghanistan, mengatakan kelompok militan itu tidak terlibat dalam serangan. (viktor)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed