oleh

Mahasiswa Islam Tuntut Mahfud MD dan Dubes RI untuk Saudi Lengser Karena Tak Mampu Pulangkan Rizieq

-Nasional-11 views

Jakarta, Radar Pagi – Sejumlah Front Mahasiswa Islam (FMI) Nasional menggelar unjuk rasa di depan kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Jakarta, Jumat (29/11). Merela menuntut pemerintah tidak menghalangi kepulangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Membawa spanduk bertuliskan ‘Jangan Halangi Habib Rizieq Shihab Pulang Indonesia’, mahasiswa juga meminta Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel dan Menkopolhukam Mahfud MD untuk mundur karena tak dapat memulangkan Rizieq.

“Kami anggap dubes RI untuk Arab Saudi tidak melindungi putra bangsanya, Habib Rizieq Shihab. Padahal itu tugasnya, dia malah bermain opini,” ujar salah satu koordinator aksi Lutfi Hasbi Hasbullah.

Lutfi meminta Menkopolhukam Mahfud MD bertanggung jawab. Mereka mendesak Mahfud mundur dari jabatannya jika tak sanggup memulangkan Rizieq.

“Memperingatkan bahwa Mahfud MD ini tidak becus, kalau enggak becus lengser saja,” katanya.

Dalam aksi tersebut, para mahasiswa menyampaikan lima tuntutan, yakni: (1) Laksanakan amanat UUD 1945 sebagaimana disebut dalam Pasal 28D ayat 1 dan Pasal 28E ayat 1. (2) Meminta pemerintah meminta maaf kepada umat Islam karena gagal melindungi ulama. (3) Menuntut pemecatan Dubes RI untuk Arab Saudi. (4) Menghentikan upaya pencegahan pada Rizieq. (5) Meminta negara menjamin keselamatan dan keamanan kepulangan Rizieq.

Perwakilan mahasiswa yang menggelar demonstrasi kemudian membubarkan diri usai melakukan audiensi dengan Sekretaris Deputi pada Deputi Bidang Koordinasi Hukum dan Hak Asasi Manusia Kemenko Polhukam Brigjen Jusmarizal.

Awalnya, perwakilan mahasiswa itu akan bertemu dengan Menko Polhukam Mahfud MD. Namun Mahfud tengah mengisi acara di Mabes AD, sehingga audiensi itu diwakili oleh Jusmarizal.

Salah satu orator aksi pun meminta mahasiswa membubarkan diri dengan tertib diiringi selawat. Ia meminta agar Mahfud memenuhi tuntutan para mahasiswa.

“Jika tak dipenuhi kami akan kembali melakukan aksi,” serunya.

Aksi demo ini sempat memanas ketika massa mahasiswa memaksa masuk. Namun aparat kepolisian yang berjaga berusaha keras menahan. Alhasil para mahasiswa pun gagal dan berjalan mundur. (safrizal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed