oleh

Ratusan Jamaah Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Masjid Miftahul Jannah Kecamatan Pagak

Kab. Malang, Radar Pagi – Lautan manusia kembali memenuhi halaman Masjid Miftahul Jannah, Jl. Simpang Wali, Dusun Bekur Desa Sumberejo, Kecamatan Pagak Kabupaten Malang, Jawa Timur. Para jamaah yang berasal dari Kota Malang dan sekitarnya itu hadir untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, hari Minggu kemarin.

Terlihat hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Malang Drs. H.M. Sanusi, Forpimka Pagak, Camat Pagak Hari Keisprianto S.Sos M.Si, Kapolsek Pagak AKP Sahraku SH,  Danramil Pagak Kapten Chb Kacung,  KH.M. Syauqi Zainudin MZ dari Jakarta, KH. Abdullah Said Pengasuh Ponpes Bendo Gampingan, KH. Hafid Pengasuh Ponpes  Al Hasan Mukminin Sumiran  Sumberejo, Kepala Desa Sumberejo,  tokoh masyarakat Desa Sumberejo, dan sekitar 700 tamu undangan.

Bupati H.M Sanusi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada panitia dalam menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhahamad SAW kali ini. Dia juga berharap Kabupaten Malang bisa semakin maju dan pelayanan masyarakat bisa semakin ditingkatkan.

“Semua pelayanan masyarakat secara bertahap akan dipenuhi, termasuk kebutuhan air bersih di kala musim kemarau juga sudah dimulai, atas kerja sama dengan investor dari Jakarta,” ucap Sanusi.

Sementara di bidang kesehatan, dia berharap kepada semua petugas Puskesmas agar penuh simpati dalam melayani masyarakat.

Dia juga mengimbau masyarakat, khususnya yang ada di Kecamatan Pagak agar mendidik anak untuk tekun belajar, sehingga pendidikan di Kabupaten Malang dapat berjalan maksimal.

“Mari kita senantiasa cinta Allah SWT, kita cinta Rasulnya, pada malam hari ini kita bersholawat dengan sepenuh hati, istiqomah dan syukur kita kepada segala yang Alloh SWT berikan kepada kita khususnya Kabupaten Malang yang penuh rahmat, aman, nyaman, sejahtera, makmur dan semakin maju. Semoga doa kita dikabulkan Allah SWT dan semua barokah yang tercurah dari langit diberikan kepada Kabupaten Malang dan masyarakatnya,” pungkas Bupati Malang.

Sementara itu, dalam ceramahnya, K.H. M. Syauqi Zainudin MZ mengatakan bahwa saat ini sulit untuk mencari pengganti ulama kharismatik  yang telah wafat, sehingga saat ini bermunculan ulama yang menyesatkan sesama umat. (Med)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed