oleh

5 Jenis Olahraga Ini Bisa Perpanjang Usia Anda

Jakarta, Radar Pagi – Menurut sejumlah penelitian, rutin berolahraga bukan hanya bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran, tetapi juga memperkecil resiko kematian dini dan bisa membantu memperpanjang usia.

Setidaknya ada 5 olahraga yang disebut bisa membantu memperpanjang umur manusia bila dilakukan secara rutin dan dalam batas kewajaran dalam artian tidak berlebihan melakukannya.

Berikut 5 olahraga yang bisa membantu memperpanjang usia:

Taichi, Chikung, Yoga

Taichi dan Chikung berasal dari Cina. Taichi diciptakan sekitar abad ke-13 oleh seorang pendekar kungfu pendiri Wu Dang (Bu Tong) bernama Zhang San Feng (Thio Sam Hong). Versi lain menyebut Taichi diciptakan di Desa Chen Jia Gou oleh pensiunan jenderal ahli kungfu bernama Chen Wang Ting (1600-1680).

Sementara Chikung adalah olahraga pernafasan yang sudah sangat tua, diperkirakan sudah ada di Cina sejak 5.000 tahun lalu. Chikung terdiri dari banyak gaya, sebut saja Ba Duan Jin (diciptakan oleh Jenderal Yue Fei (24 Maret 1103 – 28 January 1142) dan Yi Jin Jing (diciptakan oleh Bodhidarma di Kuil Shaolin pada abad ke-5).

Jenderal Yue Fei adalah patriot bangsa Cina yang difitnah oleh perdana menteri hingga dalam usia muda dihukum mati bersama seluruh anggota keluarganya oleh kaisar. Sedangkan Bodhidarma adalah pendeta Budha dari India yang meletakkan dasar-dasar kungfu Shaolin.

Yoga tentu semua tahu berasal dari India dan umurnya pun sudah sangat tua. Baik Taichi, Chikung dan Yoga diketahui bisa membantu meningkatkan kekuatan, pernapasan, dan fleksibilitas. Kelebihan utama ketiga olahraga ini adalah sangat minim resiko ‘mati mendadak’ saat berolahraga sehingga sangat aman untuk dilakukan oleh semua usia, termasuk orangtua.

Penelitian juga menunjukkan bila olahraga pernafasan dikombinasikan dengan olahraga aerobik seperti jalan kaki, maka bisa menurunkan indeks massa tubuh, kolesterol, dan tekanan darah tinggi dan membantu menghindarkan kita dari stroke dan resiko sakit jantung.

Berjalan Kaki

Berjalan merupakan olahraga paling mudah untuk meningkatkan kesehatan. Penelitian menunjukkan bahwa berjalan selama 15 hingga 60 menit tiap hari sebanyak 3-5 kali seminggu bisa membantu mengurangi risiko kematian dini sebesar 18 persen.

Mulailah berjalan dengan santai selama 15 menit. Setelah beberapa pekan waktunya bisa ditambah 5 menit sehingga total berlatih selama 20 menit. Tambah terus waktu berlatihnya 5 menit setiap beberapa pekan sekali, sehingga lama kelamaan anda akan mampu berjalan santai antara 45-60 menit.

Bila sudah mencapai kondisi itu, maka mulailah berpikir untuk menambah kecepatannya sedikit demi sedikit sesuai kemampuan tubuh. Akhiri setiap sesi latihan dengan sedikit peregangan, khususnya untuk area kaki selama 5-10 menit.

Lari

Sejak dulu berlari diakui sebagai olahraga yang sangat bermanfaat bagi kesehatan dan sangat cepat meningkatkan stamina fisik. Berdasar penelitian, berlari bisa menurunkan risiko kematian dini seseorang terlepas dari berapa lama dilakukan. Hasil temuan ini berdasar analisis data dari 14 penelitian sebelumnya.

Namun bila sebelumnya anda jarang berolahraga, apalagi bila usia sudah di atas 40 tahun, sangatlah berhati-hati memulai olahraga ini, sebab sudah banyak kejadian orang meninggal terkena serangan jantung justru di saat sedang berlari. Tentu anda tak ingin mengalami hal itu bukan?

Bila anda belum pernah berolahraga lari, sebaiknya mulailah jalan kaki lebih dulu sebagaimana sudah dijelaskan sebelumnya. Hanya bila anda sudah mampu berjalan dengan kecepatan sedang sampai agak cepat selama 60 menit, maka anda diperbolehkan untuk mulai beralih ke olahraga lari.

Mulailah lari pelan-pelan (jogging) selama 15 menit, setiap beberapa pekan waktunya ditambah 5 menit sampai akhirnya anda mampu berlari antara 30-60 menit sebanyak 3-5 kali dalam seminggu.

Bagi anda yang sudah berusia di atas 40 tahun atau mengalami obesitas, punya riwayat penyakit darah tinggi, jantung dan sebagainya disarankan tidak memilih lari sebagai olahraga. Cukup jalan kaki saja, itu jauh lebih aman. Namun  bila anda benar-benar ingin mencobanya, maka pastikan anda memeriksakan diri ke dokter lebih dulu.

Berenang

Penelitian pada tahun 2017 terhadap lebih dari 80 ribu orang menemukan bahwa berenang memiliki manfaat sehat untuk menurunkan risiko kematian dini hingga 28 persen. Peneliti menyebut bahwa seseorang yang rutin berenang memiliki risiko kematian 41 persen lebih rendah akibat stroke atau penyakit jantung

Latihan Beban

Ya, siapa sangka bila latihan yang bersifat anaerobik ini mampu menghindarkan anda dari resiko kematian dini. Angkat beban bermanfaat memperkuat jantung, paru-paru dan sistem peredaran darah.

Angkat beban juga sangat bermanfaat untuk memelihara kepadatan tulang dan menghindarkan kita dari penyakit kencing manis (diabetes).

Tapi sama seperti lari, bila usia anda sudah di atas 40 tahun, sebaiknya konsultasikan dulu kepada dokter sebelum memulainya.

Mulailah dengan mengangkat beban yang ringan di bawah bimbingan instruktur, jangan asal angkat karena bisa cedera dan berbahaya bila sampai tertimpa dumbbell atau barbell.

Itulah 5 olahraga yang bila dikombinasikan dengan pengaturan pola makan dan istirahat yang cukup, bisa membantu memperkecil resiko kematian dini dan memperpanjang umur manusia.

Tentu saja olahraga di luar daftar tadi pun memiliki manfaat yang hampir sama. Jadi jangan frustasi apalagi marah bila olahraga favorit anda tidak masuk dalam daftar tadi. (maria)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed