oleh

Cekcok Tarif Seks Berujung Maut, Wanita Penjaga Warung Dibunuh Sehabis Hubungan Intim

Pemalang, Radar Pagi – Polisi menangkap pelaku pembunuhan  wanita penjaga warung di Jalan Ligkar Utara (Jalingkut) Pemalang, Jawa Tengah. Pelaku berinisial IR mengaku emosi karena korban mendesak minta uang Rp 200 ribu usai berhubungan badan, sementara dirinya hanya punya duit Rp50 ribu.

“Korban meminta uang sebesar Rp 200 ribu kepada tersangka. Karena tersangka hanya memiliki uang Rp 50 ribu, maka terjadi perselisihan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujar Kapolres Pemalang, AKBP Kristanto Yoga Darmawan kepada wartawan, beberapa saat lalu.

Usai membunuh korban, IR kemudian sempat pulang ke rumahnya di Pekalongan. IR pulang dengan menggunakan baju penuh darah dan membawa ponsel korban yang juga berlumuran darah.

Baju tersebut, kata Kristanto, dibuang oleh istri siri IR yakni CS. Lalu ponsel korban dijual oleh anak CS yakni OW.

“Hasil penjualan handphone milik korban yang laku sebesar Rp 550 ribu ini oleh pelaku kemudian digunakan untuk berangkat ke Jakarta,” katanya.

Cs dan Ow sudah lebih dulu diamankan polisi  di rumahnya yang berada di Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan. Dari keterangan keduanya inilah, polisi semakin yakin IR adalah pelakunya. Lebih-lebih setelah ditemukan barang bukti berupa baju yang berlumuran darah yang dibuang oleh istri siri pelaku di sungai yang tidak jauh dari rumahnya.

“Jadi setelah melakukan pembunuhan, pelaku pulang dengan baju yang berlumuran darah. Dia bawa juga handphone milik korban yang kondisinya terdapat darah juga,” kata Kristanto.

Polisi lalu memburu pelaku ke Jakarta hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku saat planga-plongo di Pasar Senen, Jakarta, Minggu (10/11/2019) kemarin.

Mirip kisah film horor, pelaku yang sudah tua dan rambutnya mulai plontos itu pun mengaku dihantui korban selama pelarian.  pelaku ini mengaku kerap dihantui korban,” ujar Kristanto.

Sementara dari hasil autopsi jasad korban yang dibunuh pada Kamis (6/11/2019), diketahui penyebab meninggal adalah akibat luka pukulan di kepalanya.

“Kalau korban meninggal dunia akibat pukulan dengan menggunakan botol minuman suplemen ke arah kepala,” ujar Kristanto.

Selain luka akibat benda tumpul, ada pula luka akibat benda tajam. Sebelumnya polisi telah mengamankan sebuah gunting yang diduga digunakan pelaku berinisial IR untuk menghabisi korban. (dtc/red)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed