oleh

Jonathan dari SMA Cinta Kasih Juara I Lomba Pidato Kebangsaan

Jakarta, Radar Pagi – Usai mengikuti Upacara  peringatan Hari Pahlawan, Minggu (10/11/2019), Komandan Kodim (Dandim) 0503/JB, Kolonel Kav Valian Wicaksono Magdi, bersama Wali Kota Jakarta Barat Rustam Efendi dan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi menghadiri final lomba Pidato Kebangsaan di ruang Wijaya Kusuma Kantor Wali Kota Jakarta Barat.

Lomba Pidato Kebangsaan yang diselenggarakan Kodim 0503/JB ini bertemakan, “Memperkokoh Nilai-nilai Kepahlawanan Demi Keutuhan NKRI” dalam rangka Binter Terpadu Kodim 0503/Jakarta Barat TA.2019.

Ada 10 finalis tampil sepanjang perlombaan, yaitu Jonathan Wijaya (SMA Cinta Kasih), Gadis Siti Nurhalizah (SMK 1 Cengkareng), Putri Arsiamawati (SMK 11), Marcella Lidya (SMA 78), Sindy Saragih (SMA Sang Timur), Nadira Yutie Salwa (SMA 65), Anisa (SMA BHM), Habliazmu  (SMA 23), Anjani Marta (SMAN 2) dan Filzah (SMKN 17).

Mereka bertarung  mengeluarkan seluruh kemampuannya dan akhirnya Jonathan (SMA Cinta Kasih) dinobatkan sebagai Juara I, Marcella Lidya (SMA 78) meraih Juara II, dan Juara III disabet oleh Anjani Marta (SMAN 2).

Adapun Juara Kostum pada perlombaan ini jatuh pada Gadis Siti Nurhalizah (SMA 1 Cengkareng).

Seluruh finalis tetap mendapatkan hadiah berupa piagam penghargaan dan uang pembinaan dari Kodim 0503 Jakarta Barat.

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota menyampaikan sambutan singkatnya.

“Kegiatan ini salah satu cara untuk memperkokoh nilai-nilai Kepahlawanan demi keutuhan NKRI. Dan untuk itu, kegiatan ini kita jadikan kegiatan rutin tahun.  Tahun depan kita akan laksanakan yang lebih meriah dari sekarang,” ucap Wali Kota.

“Adik-adik sekalian jangan menjadi beban Bangsa  tetapi siapkan masa depan kalian untuk menyongsong Massa depan yang lebih baik,” sambungnya.

Sementara Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi mengutip ucapan HOS Cokroaminoto bahwa ‘kalau mau menjadi pemimpin, menulislah seperti wartawan dan berpidatolah seperti orator.’ Dia juga mengingatkan pesan Bung Karno bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai pahlawannya.

“Oleh karena itu marilah kita hargai jasa-jasa pahlawan kita karena saat ini kita menghadapi musuh terbesar dari dalam, yaitu radikalisme, intoleransi, teroris, berita hox, dan narkoba,” katanya.

Sedangkan Dandim 0503/JB, Kolonel Kav Valian Wicaksono Magdi, menjelaskan  kegiatan lomba diikuti SMA dan SMK se-Jakarta Barat dengan total peserta 40 sekolah dan 102 video berisi rekaman pidato dari 102 peserta, yang kemudian disaring menjadi 10 terbaik sebagai finalis untuk berpidato secara langsung.

“Lomba Pidato Kebangsaan ini bertujuan untuk memperingati Hari Pahlawan dan menyalurkan bakat serta  potensi adik-adik kita guna memaknai arti pahlawan bagi generasi muda saat ini,” tutur Dandim.

Dan sambutan yang terakhir dalam giat lomba ini diberikan oleh Ketua Legiun Veteran RI (LVRI), Sucipto. Dia  menyampaikan relevansi lomba pidato adalah bahwa orang yang berpidato dituntut untuk berani dan berkata yang benar. Keberanian dan kejujuran sangat dibutuhkan untuk menjadi pimpinan.

“Pahlawan berani, tidak seperti Bonek, tetapi  mereka berani karena didorong rasa cinta tanah air, sehingga rela mengorbankan jiwa dan raga. Gunakan kecerdasan secara positif, jangan menabrak hak asasi orang lain, jangan menjual negara tetapi harus mikul duwur mendem jero,” jelasnya.

Dia mengingatkan bahwa ancaman Gangguan Hambatan rinTangan (AGHT) saat ini banyak sekali, dan hal ini merupakan tantangan generasi muda karena 20 tahun yang akan datang para pelajar sekarang akan menjadi  pemimpin bangsa.

“Untuk itu persiapkan diri kalian dengan baik,” katanya. (M.Solichin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed