oleh

Milenial Makin Lirik Profesi Beautypreneur

Jakarta, Radar Pagi – Generasi milenial saat ini mulai melirik profesi beautypreneur. Diakui Event Director PT Pamerindo Indonesia Juanita Soerakoesoemah, seseorang yang ingin menjadi beautypreneur bisa memungkinkan untuk membangun produk dengan merk sendiri, tanpa harus bangun pabrik dan tidak repot. Dari supply chain area Anda bisa tahu bahan baku hingga pengembangan produk dan pengemasan.

“Pemilik merek tidak perlu membuat produk sendiri yang biasanya memerlukan waktu yang tidak singkat mulai dari riset, pemilihan bahan, dan lain-lain. Cukup melakukan pemesanan produk sesuai yang diinginkan kepada pemasok, kemudian memberikan merk dan menjualnya sebagai produknya,” ujar Juanita di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (17/10/2019), dilansir okezone.

Dengan begitu, sambung Juanita, beautypreneur pun bisa langsung membuat private label. Bahkan peluang untuk menandingi merek lokal yang sudah ada juga bisa.

General Manager Operasional PT Nose Herbalindo Rachmat Dondi Gobel menambahkan, untuk menjadi seorang beautypreneur caranya tidaklah sulit. Bahkan dengan menyiapkan modal Rp50 jutaan, Anda bisa membuat label produk kecantikan.

“Keuntungan menjadi beautypreneur ini sangat besar di zaman sekarang. Siapapun bisa mencoba bisnis kecantikan, coba-coba buat merek sendiri. Asal kuncinya harus tahu arah bisnisnya, perencanaan baik, serta mengikuti tren pasar produk skin care maupun kosmetik,” tutur Dondi.

Kalau anda ingin tahu pemasok mana saja yang bisa menyediakan kosmetik untuk anda jual kembali, anda bisa datang ke Pameran Cosmobeauté Indonesia 2019. Acara dihelat mulai 17 Oktober hingga 19 Oktober 2019 di Jakarta Convention Center.

Di sini anda bisa menemukan 370 perusahaan yang biasa memproduksi produk skin care maupun cosmetic, serta 400 brand kecantikan yang sangat familiar.  (dno/ozc/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed