oleh

Milenial Indonesia Lebih Suka Utang Ketimbang Investasi

Jakarta, Radar Pagi – Generasi milenial di Indonesia ternyata masih banyak yang menggunakan uangnya untuk hal-hal yang berbau konsumsi. Akibatnya mereka lebih punya banyak cicilan utang ketimbang investasi.

“Milenial di Indonesia setiap kali aku tanya di event ada gak yang punya cicilan Rp 1 sampai Rp 2 juta per bulan? Banyak. Tapi ada gak yang bisa investasi Rp 1 juta sampai Rp 2 juta per bulan? gak ada,” kata Founder PT Solusi Finansialku Indonesia, Melvin Mumpuni,  di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Padahal, kata dia, saat ini milenial di Indonesia merupakan kaum dengan pendapatan yang lumayan. Artinya, mereka memiliki penghasilan per bulan yang cukup untuk berinvestasi.

“Sebenarnya milenial punya uangnya karena dia bisa nyicil, tapi jatuhnya tuh uangnya buat cicilan tidak untuk investasi. Tapi sebenarnya mereka punya uang,” ujarnya.

Dengan banyaknya literasi dan edukasi keuangan saat ini, diharapkan milenial sudah dapat memiliki perencanaan keuangan yang bagus. Serta memiliki instrumen investasi yang cocok bagi mereka.

Berinvestasi, lanjutnya, bagi milenial bisa diawali dengan coba-coba semua jenis instrumen dengan menggunakan budget testing. Budget testing adalah dana dimana jika terjadi hal yang tidak diinginkan, kerugian tersebut tidak akan mengganggu keuangan secara umum. Misalnya, mulai mencoba investasi di reksadana atau saham dengan angka minimal yaitu Rp 100 ribu.

“Pertama, mulai dari rencana keuangan dulu kalau misalnya gak mau repot udah mulai coba dulu dengan budget testing. Coba dulu kalau nanti udah tahu hasilnya, optimalkan perbesarkan,” tutupnya. (maria)

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed