oleh

Penerapan “Kasih” Dukung Pariwisata Budaya di Kabupaten Nias Selatan

Penulis: Nurhayati Telaumbanua, S.Pd., MM

Dalam mengoptimalisasi seni dan budaya pada pendidikan dasar yang mendukung pariwisata budaya di Kabupaten Nias Selatan. Nurhayati Telaumbanua, S.Pd., MM Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan melakukan inovasi proses berupa: pendidikan dasar berbasis budaya lokal melalui penerapan “KASIH”, mendukung pariwisata budaya di Kabupaten Nias Selatan melalui karya ilmiah pada pelatihan kepemimpinan nasional tingkat II angkatan XIII tahun 2019.

 

Dalam Deskripsinya, istilah “KASIH” merupakan singkatan dari inti pelaksanaan kegiatan ini, yaitu (a). Ketulusan, yang dimaksud adalah generasi muda di Kabupaten Nias Selatan bersungguh-sungguh dan bersih hati dalam menerapkan nilai-nilai leluhur budayanya dalam kehidupan sehari-hari;

(b). Arif, yang dimaksud adalah generasi muda Kabupaten Nias Selatan memiliki kebijakan dalam menyaring segala bentuk budaya luar yang masuk;

(c). Sigap (Responsif), yang dimaksud adalah generasi muda Kabupaten Nias Selatan memiliki ketangkasan, kecepatan, kekuatan, penuh semangat, dan meyakinkan dalam menanggapi perubahan dan kemajuan jaman sambil tetap memegan teguh nilai-nilai leluhurnya;

(d). BerInteligensi, yang dimaksud adalah generasi pemuda Kabupaten Nias Selatan memiliki daya cepat dan tepat, baik secara fisik maupun mental untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan jaman; dan

(e). BerpengHarapan, yang dimaksud adalah generasi muda Kabupaten Nias Selatan memiliki asa untuk menjadi generasi muda masa depan Kabupaten Nias Selatan yang mampu memberi rasa nyaman kepada seluruh wisatawan yang datang.

Pelaksanaan Pendidikan Dasar berbasis budaya lokal melalui penerapan “KASIH”, dapat meningkatkan kesadaran serta rasa cinta generasi muda Nias Selatan terhadap seni dan budaya daerahnya sendiri. Dengan meningkatnya kesadaran dan rasa cinta tersebut, generasi muda Nias Selatan dapat menyesuaikan diri dengan perubahan jaman, namun tetap memegang teguh nilai-nilai kearifan lokal daerahnya sendiri serta mampu menjadi agen perubahan pembangunan daerahnya melalui sektor Pariwisata.

Gerakan pendidikan dasar berbasis budaya lokal melalui penerapan KASIH, mendukung pariwisata budaya di Kabupaten Nias Selatan dengan mata pelajaran kesenian dan kebudayaan daerah pada jenjang pendidikan dasar berguna untuk menunjang destinasi wisata di Kabupaten Nias Selatan.

Melalui gerakan ini, diharapkan dapat menambah pengetahuan siswa maupun masyarakat untuk memahami kesenian dan kebudayaan daerah serta bisa mengembangkan dan melestarikannya.

Dengan tumbuhnya pemahaman tersebut, nantinya akan meningkatkan kesadaran dan rasa cinta terhadap seni dan budaya daerah serta mampu menjadi agen perubahan pengembangan daerahnya melalui sektor Pariwisata.

Kabupaten Nias Selatan merupakan salah satu Daerah Tingkat II di Propinsi Sumatera Utara yang memiliki banyak potensi pariwisata budaya. Dengan banyaknya potensi pariwisata tersebut, seharusnya dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Nias Selatan.

Namun potensi yang dimiliki itu tidak berbanding lurus dengan pemanfaatannya. Hal ini disebabkan kurangnya mutu Sumber Daya Manusia (SDM) dalam mengelolanya.

Peningkatan mutu SDM penting dimulai sejak dini melalui pendidikan yang bermutu dan berkualitas, khususnya adalah mengenai budaya daerah Kabupaten Nias Selatan.

Dengan pengenalan sejak dini kepada anak-anak terhadap budayanya sendiri maka akan tumbuh rasa cinta dan bangga terhadap budayanya, sehingga menimbulkan keinginan untuk melestarikan dan memperkenalkan budayanya kepada masyarakat luar.

Deskripsi ini juga telah ditayangkan sebagian dalam laman YouTube tertanggal 8 Oktober 2019 (https://m.youtube.com/watch?v=QgbPxyVXlrs)

*) Penulis adalah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed