oleh

Konsumsi BBM Bersubsidi di Kota Tanjungpinang Melebihi Kuota

Tanjung Pinang, Radar Pagi – Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) solar bersubsidi di Kota Tanjungpinang sudah melebihi kuota di atas sepuluh persen dari total kuota sebanyak 25 ribu kiloliter per tahun.

Hal itu dikatakan Branch Manager Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I wilayah Kepri, Awan Raharjo di Tanjungpinang,, Selasa (8/10/2019).

Awan mengaku belum bisa menyimpulkan apakah kelebihan kouta tersebut diakibatkan adanya penyaluran BBM yang tidak tepat sasaran atau menyalahi aturan.

“Kami akan berlakukan sistem distribusi tertutup. Dari situ nanti akan terlihat apakah ada kesalahan atau tidak dalam pendistribusiannya,” kata Awan Raharjo.

Distribusi tertutup yang dimaksud Awan adalah dengan membuat kartu kendali BBM bersubsidi bagi masyarakat yang berhak memakainya.

Pada tahap awal ini, kata dia, pihaknya bekerjasama dengan Pemkot Tanjungpinang telah menerbitkan kartu kendali bagi 45 sopir bus pariwisata.

Dengan kartu kendali tersebut, maka bus pariwisata dibatasi menggunakan maksimal 60 liter solar per hari.

“Untuk sementara bus pariwisata dulu. Nanti secara bertahap akan menyasar ke kendaraan lainnya,” ujarnya. (IM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed