oleh

Baru Hasilkan Rp17,4 Miliar, Gunung Kidul Kejar Pendapatan Objek Pariwisata

Gundul, Radar Pagi – Pemkab Gunung Kidul, Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta, merasa yakin dapat memenuhi target  pendapatan restribusi objek pariwisata di wilayahnya dalam tiga bulan ke depan. Sejauh ini, mulai Januari hingga awal Oktober, realisasi pendapatan retribusi dari obyek wisata sudah mencapai Rp17,486 miliar atau 62,5 persen dari target Rp27,823 miliar.

“Kami optimis tiga bulan ke depan target tersebut akan terealisasi. Hal ini mengingat masih ada libur sekolah dan libur Natal. Selain itu, jumlah pengunjung setiap akhir pekan sangat tinggi,” kata Sekretaris Dinas Pariwisata Gunung Kidul Hary Sukmono di Gunung Kidul, Selasa (8/10/2019).

Setiap libur sekolah dan libur Natal, kata Hary, jumlah pengunjung sangat banyak, seperti halnya libur Lebaran. Untuk itu, Dinas Pariwisata Gunung Kidul akan memanfaatkan libur sekolah dan libur akhir tahun untuk menggenjot pendapatan retribusi.

Salah satunya dengan memaksimalkan potensi wisata yang ada serta terus berupaya membuka destinasi wisata baru.

“Kami berharap target yang telah ditetapkan akan terealsiasi,” kata Hary.

Sementara itu, Kepala Dispar Gunung Kidul Asti Wijayanti mengatakan destinasi penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar pertama adalah kawasan pantai selatan mencapai 90 persen. Disusul wisata minat khusus seperti Gua Pindul, Air Terjun Sri Getuk, Gunung Api Purba Nglanggeran, Puncak 4G, Green Village, Embung Batara Sriten.

“Pendapatan retribusi objek wisata disumbang dari wisata pantai. Sehingga Dinas Pariwisata akan melakukan berbagai upaya supaya wisatawan nyaman berwisata di Gunung Kidul, dan harapannya retribusi objek wisata terealisasi sesuai target,” kata Asti.

Adapun objek wisata yang masih banyak dikunjungi adalah Pantai Baron dan Pantai Indrayanti. Namun dia juga mengakui adanya penurunan kunjungan wisata di objek-objek wisata selain pantai, seperti Gua Pindul, dan Ngelanggeran. (maria)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed