oleh

BEM SI Tegaskan Tidak Dukung Mujahid 212 Turunkan Jokowi dan Terapkan Syariat Islam

-Utama-16 views

Jakarta, Radar Pagi – Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menegaskan tidak terlibat dan sedikitpun tidak mendukung orasi Sugi Nur Raharja alias Gus Nur dalam aksi Mujahid 212 yang meminta Presiden Jokowi turun dan syariat Islam (khilafah) diterapkan di Indonesia.

“Bem SI tidak terlibat sedikitpun dengan gerakan tersebut,” kata Koordinator Pusat Aliansi BEM SI, M. Nurdiansyah kepada wartawan, Minggu (29/9/2019).

Dia menegaskan pihaknya hanya menolak UU KPK dan sejumlah RUU yang dianggap kontroversial, bukan soal jabatan presiden atau masalah syariat Islam.

“Kita masih dalam konsistensi tuntutan kami yang tertera dalam Maklumat Tuntaskan Reformasi bersama kawan kawan Aliansi Mahasiswa Indonesia,” katanya.

Sebelumnya di Patung Kuda, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada Sabtu (28/9/2019) kemarin, Mujahid 212 menggelar aksi sebagai bentuk dukungan terhadap mahasiswa. Namun bukan mendukung tuntutan menolak RUU KUHP dan UU KPK yang disuarakan mahasiswa, isi orasi Mujahid 212 malah berisi tuntutan agar Presiden Joko Widodo lengser dari jabatannya, serta syariat Islam diterapkan.

“Pak Jokowi, Pak Luhut, siapa pun nonton ini. Pilihannya hanya dua. Mundur sekarang atau nanti,” ujar Gus Nur dalam orasinya.

“Pilihlah pemimpin yang amanah yang taat kepada Allah dan perjuangkanlah sistem Islam dan menerapkan seluruh syariat Islam,” kata dia lagi. (safrizal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed