oleh

Kayak Minum Obat, Kakek di Samarinda Rutin Cabuli Cucu Kandung Setiap Pagi

-Hukum-1.691 views

Samarinda, Radar Pagi – Hasim (63), warga Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur, mencabuli cucu kandungnya sendiri setiap pagi selama 2 tahun, sejak cucunya duduk di kelas VI SD hingga kini duduk di bangku SMP.

“Visumnya sudah kita terima. Hasilnya positif ada tanda kekerasan seksual terhadap korban,” ujar Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Samarinda Iptu Rehard Nixon, di kantornya, kemarin.

Dijelaskan, perbuatan pelaku yang dibekuk pada 4 September silam itu dilakukan ketika korban tinggal berempat bersama pelaku, nenek, dan anggota keluarga lainnya.

Setelah nenek korban meninggal, tante korban pernah memergoki sang kakek menyelinap masuk ke kamar korban. Curiga pada kelakuan si kakek, tante korban pun lantas membekali kamar korban dengan gembok.

“Akhirnya, pintu kamar dikunci gembok,” sebut Nixon.

Namun saat itu ketika ditanya, korban tidak mau mengakui perbuatan cabul kakeknya.

“Seiring waktu, akhirnya korban mengaku kepada tantenya dicabuli pelaku,” kata Nixon.

Pengakuan korban, akhirnya didengar sendiri ibu kandungnya. “Dari situ, ibunya memastikan putrinya tidak berbohong, dan akhirnya melapor ke Polresta tanggal 19 Agustus silam,” sebut Nixon.

Dalam pemeriksaan Polwan, korban mengaku berulang kali jadi korban asusila setiap pagi jelang sekolah, sejak neneknya masih hidup. “Korban ketakutan, karena diancam tidak diantar jemput sekolah kakeknya, yang setiap harinya sebagai sopir angkot,” terang Nixon.

Namun kakek bejad bernama Hasim itu tidak mau mengakui perbuatannya. “Saya tidak tahu. Saya tidak pernah melakukan itu, karena dia kan cucu saya,” bantah Hasim.

Tetapi Nixon memastikan kasus ini tetap akan dibawa ke meja hijau meski tersangka membantah perbuatannya.

“Tidak masalah dia mengaku atau tidak,” katanya. (heri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed