oleh

Pimpinan Pesantren di Gorontalo Gerayangi Kelamin 13 Santriwati Sekaligus

-Hukum-853 views

Gorontalo, Radar Pagi – Tam (52) pemilik dan pemimpin pesantren di Desa Mustika Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo Gorontalo diduga mencabuli 13 santriwatinya sekaligus dallam satu malam.

Modusnya, Tam memanggil 13 santriwatinya yang pada Minggu (18/7/2019) sekitar pukul 01.00 Wita tengah malam ketahuan masih berada di luar kamar.

Kepada mereka Tam lalu bertanya apa habis pacaran dan apakah pernah dipegang-pegang oleh pacarnya. Repotnya Tam langsung memeragakan pertanyaannya dengan menyentuh langsung payudara, bokong, dan alat kelamin belasan santriwatinya itu secara bergiliran.

“Pelaku memanggil para santriwati dan dikumpulkan sambil bertanya apakah para santri pernah dipegang-pegang oleh pacarnya? Tam pun memperagakannya dengan menyentuh tubuh para santriwati, khususnya di wilayah-wilayah terlarang. Aktivitas tersebut dilakukan Tam terhadap belasan santriwati yang dikumpulkan pada malam itu,” ujar Kasat Reskrim Polres Boalemo, Iptu R Lahmudin, di Polres Boalemo, Rabu (11/8/2019).

Ditambahkan Kasat Reskrim, para santriwati itu pun awalnya takut mengadukan kejadian itu. Namun setelah beberapa santriwati berkumpul, mereka akhirnya mengadukan kejadian itu kepada orang tuanya. Lima dari tiga belas orang tua santriwati kemudian mendatangi Polres Boalemo untuk melaporkan kasus dugaan pencabulan.

“Usai penyidik menerima lima laporan tersebut, langsung bergerak cepat untuk melakukan pemeriksaan secara maraton dan memeriksa sejumlah saksi serta pemeriksaan dokter. 31 Agustus lalu kita sudah tahan pelaku,” kata Lahmudin.

Polisi menjerat oknum ustad cabul tersebut dengan Pasal 82 ayat 2 Undang-Undang nomor 23 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 64 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun. (maria)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed