oleh

Ini Kenangan Terakhir Prabowo dengan Habibie

Jakarta, Radar Pagi – Prabowo Subianto melayat ke rumah duka BJ Habibie di Jalan Patra Kuningan XIII, Kuningan, Jakarta Selatan. Prabowo terlihat tiba di rumah duka pada Rabu (11/9/2019), pukul 19.07 WIB, didampingi pimpinan Gerindra lainnya, seperti Sekjen Gerindra Ahmad Muzani.

Ketum Gerindra itu tampak memakai pakaian safari berwarna cokelat dengan peci hitam. Tak ada kalimat yang disampaikan Prabowo karena dia langsung masuk ke rumah duka.

Namun usai melayat, Prabowo pun bersedia melayani pertanyaan wartawan.

“Saya turut menyampaikan belasungkawa ke keluarga, saya ketemu tadi Saudara Thareq (Thareq Kemal Habibie), dan Ilham (Habibie) sudah sampaikan belasungkawa saya,” kata Prabowo kepada wartawan.

Prabowo juga mengungkapkan kenangan terakhirnya kala bertemu Habibie beberapa bulan lalu.

“Beberapa bulan yang lalu ketemu, kita berbicara banyaklah pokoknya. Terima kasih,” ucapnya.

Prabowo terlihat tidak lama berada di sana. Sejak tiba di rumah duka sampai menjawab pertanyaan wartawan hanya sekitar 10 menit Prabowo berada di rumah Habibie. Setelah melayat, dia langsung meninggalkan rumah duka.

Prabowo sebelumnya menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Habibie melalui akun Twitter-nya, @ prabowo. “Innalillahi wa innailaihi raji’un. Saya atas nama pribadi dan keluarga besar partai @Gerindra mengucapkan turut berduka cita atas wafatnya Presiden Republik Indonesia ke 3 Bapak Bacharuddin Jusuf Habibie. Semoga ditempatkan di sisi Allah SWT. Aamiin YRA,” tulis Prabowo.

Sebelumnya, juru bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan Prabowo mengenal baik Habibie seperti orang tua sendiri.

“Habibie bagai guru intelektual bagi Pak Prabowo, teman diskusi pada masa-masa pemerintahan Pak Harto,” kata Dahnil kepada wartawan.

Bahkan, lanjutnya, Prabowo sempat menyampaikan ingin menjadi profesor seperti Habibie. Kala itu, Habibie menjawab dan memberi pesan untuk Prabowo.

“Namun Pak Habibie bilang, ‘Prabowo, you sudah profesor, tentara yang intelektual, teruslah belajar, membaca.’ Kita kehilangan satu lagi bapak bangsa. Insyaaallah beliau husnulkhatimah,” ujarnya.

Habibie meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, pada Rabu pukul 18.03 WIB. Menurut putra Habibie, Thareq Kemal Habibie, sang ayah meninggal dunia karena sudah berusia tua sehingga sejumlah organ dalam tubuhnya mengalami degenerasi. Salah satunya adalah jantung. (gunawan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed