oleh

Polisi Masih Buru Perampok Rumah Makan Gratis untuk Kaum Dhuafa

-Hukum-135 views

Bogor, Radar Pagi – Zaman makin modern, manusia semakin sadis dan gila. Bahkan rumah makan gratis untuk kaum dhuafa (miskin) di Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat tak luput dari perampokan.

Perampokan terjadi pada Jumat (23/8/2019) dini hari silam, namun sampai kini pelakunya belum tertangkap.

“Sedang kami selidiki,” kata Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky Pastika Gading, Selasa (10/9/2019).

Andi mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun tiga HP milik penjaga rumah makan hilang disikat kawanan rampok.

“Tidak ada korban. (Kerugian) 3 HP milik penjaga aja,” imbuh Dicky.

Sebuah video aksi perampokan di Rumah Makan Gratis di Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, beredar viral di media sosial. Para pelaku yang mempersenjatai diri dengan celurit, menodong karyawan dan anak yatim di rumah makan tersebut.

Menurut pemilik rumah makan, ustad Aditya Prayoga, pelaku mendatangi lokasi secara tiba-tiba. Saat itu Aditya sedang berjaga di warung tersebut bersama karyawan dan dua anak yatim.

“Saya ada di lokasi saat itu, sama istri dan anak saya. Saya suruh anak yatim jaga di depan sama karyawan,” kata Aditya.

Karyawan Aditya saat itu sedang memainkan ponsel di depan. Sedangkan anak yatim sedang membaca Alquran.

Tiba-tiba mereka dikagetkan oleh kedatangan empat pelaku. Dua pelaku masuk ke dalam rumah makan, sedangkan dua orang lain berjaga di depan rumah makan.

“Tadinya dikira mau minta makan, ternyata mau minta HP. Mintanya maksa sambil nodongin celurit,” kata Aditya. (net)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed