oleh

Keluarga Ahmad Dhani Bantah Lalai Bayar Bantuan untuk Korban Kecelakaan Dul

Jakarta, Radar Pagi – Keluarga Ahmad Dhani bersama enam keluarga korban tewas yang diakibatkan kecelakaan mobil putra bungsu Dhani, Dul, pada 2013 silam, membantah kabar miring bahwa musisi pentolan Dewa 19 yang sedang dipenjara itu lalai membayar kewajiban menyantuni keluarga korban setiap bulan.

Melalui Vonny yang mewakili keluarga para korban, ditemani Joyce (ibunda Dhani), Dul,  dan beberapa keluarga korban lainnya ditegaskan Dhani tak pernah lalai membiayai korban kecelakaan. Bahkan tak hanya biaya hidup, anak-anak korban kecelakaan juga dibiayai sekolahnya hingga kuliah. Dhani juga rutin memberikan tunjangan hari raya (THR) setiap tahun.

“THR itu inisiatif mas Dhani jadi enggak ada kita harus yang berapa (nilai uangnya). Mas Dhani memakluminya seperti itu,” ujar Vonny dalam jumpa pers di rumah Dhani kawasan Pinang Mas, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (9/9/2019).

Vonny menegaskan enam tahun sejak kecelakaan, Dhani selalu bertanggung jawab.

“Alhamdulillah sesuai dengan apa yang dijanjikan, nggak lebih, nggak kurang. Tapi kalau kita curhat pasti dibantu,” ujar Vonny.

“Contohnya saya, anak sakit itu dibantu sama mas Dhani. Makanya kalau dibilang enggak membiayai itu enggak bener,” sambungnya.

Dia mengaku sempat khawatir waktu Dhani mulai dipenjara, karena takut bantuan tersendat dan berhenti. Namun ternyata tidak sama sekali. “Kalau pun terlambat paling lama hanya dua hari,” katanya.

Ibunda Ahmad Dhani, Joyce, turut mengklarifikasi pembayaran santunan yang diberikan Dhani untuk para janda yang ditinggal wafat saat kecelakaan.

“Saya sangat miris dengan berita itu. Untuk itu kami mengadakan jumpa pers ini agar tidak menjadi fitnah. Saya ibu Ahmad Dhani bersaksi dan tahu pasti bahwa ayah Dul Jaelani sampai titik ini tidak pernah melalaikan kewajibannya membantu korban,” katanya.

Sebelumnya beredar kabar bahwa Ahmad Dhani, selaku ayahanda Dul Jaelani, berhenti membayar santunan terhadap keluarga korban. (gunawan)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed