oleh

Ibu yang Kepalanya Diinjak Anak Durhaka Akhirnya Meninggal

-Anehsiana-12.833 views

Surabaya, Radar Pagi – Rusmini, seorang ibu yang video rekamannya jadi viral karena kepalanya diinjak dan ditendang anaknya akhirnya meninggal dunia, Selasa (28/8/2019). Namun dia meninggal bukan diakibatkan injakan atau tendangan anaknya, tetapi karena komplikasi jantung dan paru-paru.

Rusmini meninggal sekitar pukul 14.00 WIB di RSUD dr Soewandhi, setelah menjalani perawatan sejak Sabtu (24/8/019) kemarin. Jenazah almarhum langsung dimakamkan di TPU Ngagel, Surabaya.

Dikutip dari detikcom, rumah duka almarhumah di Jalan Kedondong Kidul, Kelurahan Tegalsari, Surabaya ramai dikunjungi beberapa tetangga dan kerabat dan juga terlihat mendatangi rumah duka. Novi, anak kedua almarhum terlihat menyalami beberapa tamu yang datang untuk bertakziah. Andri Prasetyo, putra ketiga almarhum yang sempat viral karena perbuatan menendang kepala ibunya terlihat duduk dan sempat menangis.

“Bukan karena kejadian itu (viral ditendang), ibu meninggal karena sakit komplikasi jantung dan paru-paru. Karena sudah ada riwayat sakit paru, kalau yang sakit jantung baru. Ibu dirawat sejak Sabtu (24/8) pagi di RS Soewandhi hingga tadi meninggal pukul 14.00 WIB,” kata Novi kepada wartawan di rumah duka, Selasa (27/8/2019) malam.

Selama dirawat di rumah sakit, kata Novi, biaya rumah sakit ditanggung oleh Pemkot Surabaya. Bahkan saat dijemput di rumahnya semua pihak pemkot yang memfasilitasi.

“Semua biaya ditanggung oleh pemkot, bahkan saat dijemput diberi cairan langsung ditangani oleh pihak puskesmas. Alhamdulillah sudah ditangani semua,” kata Novi.

Selama dirawat di rumah sakit, tiga anak almarhumah juga selalu menjaganya. Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Novi juga menceritakan jika almarhumah titip pesan agar menjaga suaminya yang sudah berumur 71 tahun dan menjaga adiknya.

“Sebelum meninggal ibu berpesan, titip jaga ayah dan adik,” ujar Novi.

Bahkan sebelum meninggal, Novi menceritakan jika almarhum ibunya masih sayang kepada adiknya yang sering menendang kepala ibunya.

Sebelumnya, video berisi adegan Andri menginjak dan menendang kepala ibunya viral di media sosial. Penyebabnya hanya karena masalah uang Rp 10 ribu. Si anak marah karena ibunya yang sehari-hari cuma berdagang es teh di depan rumah tidak mau memberikan uang tersebut.

Dalam video berdurasi 39 detik tersebut, tampak seorang ibu dan anak sedang tiduran. Sambil tiduran, sang ibu mengeluhkan perlakuan kasar yang kerap dilakukan sang anak.

Lha po kon iki, ambe wong tuo kok ditutuki. Kualat kon ndase wong tuo kon tutuki (Kamu ini kenapa, sama orang tua kok dipukuli. Kualat kamu kepala orang tua kamu pukuli),” kata sang ibu dalam video tersebut.

Tak terima atas apa yang dikeluhkan sang ibu, anak laki-laki itu bangun dari samping ibunya. Namun, sebelum berlalu, ia menendang kepala sang ibu dengan cukup kencang menggunakan kaki kanan.

Dalam video tersebut, sang ibu juga mengaku tengah sakit. Sebelum ditendang, sang ibu juga mengaku kerap dipukul si anak di bagian kepala.

Kapolsek Tegalsari, Rendy Surya Aditama, yang menangani kasus video itu menjelaskan, Andri kesal karena sang ibu tidak memberinya uang yang ia inginkan.

“Dia meminta uang Rp 10 ribu, tapi tidak dikasih, ibunya tidak punya duit,” ujar Kompol Rendy Surya Aditama, pekan kemarin.

Kasus kekerasan tersebut kemudian diselesaikan dengan cara mediasi. Rusmini tidak tega jika harus melihat buah hatinya ditahan.

“Atas permintaan ibunya yang sedang sakit keras. Permohonan dari ibu dan keluarganya, hanya dimediasi secara kekeluargaan,” ujar Kompol Rendy. (fitria)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed