oleh

Sambut Sail Nias 2019, Warga Percantik Desa Botohaenga

-Kabar Seni-101 views

Nias, Radar Pagi – Perhelatan Sail Nias 2019 yang akan diselenggarakan pada bulan September 2019 di Pulau Nias adalah sebuah peluang untuk memperkenalkan potensi Wisata Bahari di Pulau Nias sebagai destinasi unggulan yang baru. Perhelatan ini diharapkan mampu membawa Nias sebagai gerbang tujuan wisata bahari kelas dunia yang kedepannya dapat mensejahterakan masyarakat sekitar.

Berbagai pembenahan fasilitas untuk mendukung suksesnya pelaksanaan Sail Nias 2019 terus dikerjakan oleh pemerintah di Kepulauan  Nias.

Demikian halnya dengan masyarakat Desa Botohaenga Kecamatan Bawolato Kabupaten Nias, melalui pemanfaatan Dana Desa 2019 membenahi Desanya, mengingat Desa Botohaenga adalah pintu gerbang yang akan dilintasi para wisatawan yang akan berkunjung dan mengikuti rangkaian kegiatan Sail Nias 2019 yang akan dilaksanakan di Pantai Tagaule Onolimbu Kabupaten Nias.

Terlihat masyarakat Desa Botohaenga dari anak-anak hingga dewasa sibuk melakukan pengecatan rumah dengan warna ornamen Nias, selain itu juga pekarangan rumah-rumah warga ditata dengan pembuatan taman dan pagar bambu.

Sabrani Lase Kepala Desa Botohaenga mengatakan, hal tersebut adalah bentuk keseriusan desa Botohaenga mendukung penyelenggaran Sail Nias 2019, menurutnya Sail Nias adalah moment yang akan tepat untuk membangun partisipatif dan kesadaran masyarakat untuk sadar Wisata.

“Ini adalah bentuk keseriusan kami untuk menyambut dan menyukseskan Sail Nias 2019, Dana Desa sebagian kita manfaatkan untuk menata desa mulai dari pengecatan rumah warga dengan Warna Ornamen Nias, Penataan pekarangan dan lingkungan sekitar melalui pemanfaatan material lokal seperti bambu, ban bekas dan penanaman tanaman,” ujar Sabrani Lase, beberapa saat lalu.

Lebih lanjut Sabrani menjelaskan, Sail Nias 2019 akan menjadi titik awal untuk desanya merintis dan memperkenalkan Desa Botohaenga sebagai Desa Wisata Bahari dimana telah direncanakan melalui Dana Desa akan ada pengembangan wahana wisata lainnya seperti Wisata hutan mengrove, outbound dan Wisata kuliner.

Yulianus Zai, S.Sos, M.Si Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa saat rapat koordinasi lintas sektoral terkait dengan persiapan Sail Nias 2019  menyampaikan apresiasi atas dukungan Desa Botohaenga jelang Sail Nias 2019, Yulianus berharap desa-desa lain dapat mencontoh Inovasi Desa Botohaenga dalam mengembangkan potensi wisata desa.

Sementara Berkati Ndraha, Tenaga Ahli Pembangunan Partisipatif P3MD Kab. Nias mengatakan, Nias menuju gerbang wisata dunia adalah sebuah tantangan bagi kepariwisataan di Kepulauan Nias. Menurutnya untuk menjawab hal tersebut perlu adanya sinergitas dan dimulai dari Desa untuk mengembangkan potensi-pontesi wisata yang ada.

“Kami sebagai pendamping Desa secara berjenjang akan bekerja keras untuk mendampingi dan mengorganisir masyarakat desa untuk dapat mengidentifikasi potensi-potensi desa, khususnya dalam bidang kepariwisataan. Manakala hal itu perlu pengembangan dari sisi perencanaan, pelaksanaan dan pengembangannya kami (pendamping desa) akan selalu bersama-sama masyarakat untuk mewujudkan Wisata Nias digebang Wisata Dunia”.

Lebih lanjut Berkati menjelaskan, bahwa Pemerintah Kabupaten Nias telah memiliki agenda besar untuk mengembangkan potensi wisata kelautan yaitu melalui pengembangan Kawasan Ekonomi Cepat Tumbuh yang dikenal dengan Kawasan SOZIONA dimana kawasan ini membentang dari pesisir pantai Kecamatan Gido hingga Kecamatan Bawolato Dengan panjangnya lebih kurang 48,6 KM. Ia berharap desa-desa sepanjang kawasan tersebut dapat bersinergitas demi percepatan pembangunan dimaksud. (bn)

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed