oleh

Forum Masyarakat Seram Bagian Barat (FMSBB) Bantah Isu Negatif yang Berkembang di Media Sosial

-Ekonomi-258 views

Maluku, Radar Pagi – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) belakangan ini diterpa beragam isu miring di media sosial. Dampaknya dikhawatirkan akan menimbulkan opini negatif sehingga publik akan beranggapan bahwa SBB tidak aman, sehingga enggan datang untuk berinventasi.

Menyikapi kondisi tersebut, beberapa tokoh masyarakat SBB yang tergabung dalam Forum Pemerhati Masyarakat Seram Bagian Barat (FMSBB)  dalam acara kopi bareng di Kota Piru-SBB yang digelar Jumat (16/8/2019) kemarin menyayangkan sekaligus mengecam adanya isu-isu tidak benar yang dialamatkan kepeda Pemkab SBB.

Berbagai isu tersebut, di antaranya isu pemotongan DD-ADD oleh Bupati SBB, isu suap kepada Banggar DPRD SBB, dan isu Yayasan Yasyifa.

“Saya berharap kepada semua pihak, baik oknum maupan kelompok yang selama ini membuat isu-isyu negatif terhadap pemerintah SBB agar segera dihentikan, karena akan mengganggu proses pembangunan di SBB,” ujar salah seorang anggota FMSBB, Burhanudin Tubaka.

Tubaka yang juga menjabat Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten SBB secara khusus menyoroti ortom-ortom Muhammadiyah (IPM dan IMM) di Ambon maupun di Jakarta. Menurut Tubaka, seharusnya teman-teman Ortom Muhammadiyah terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihak PDM SBB terkait persoalan-persoalan di SBB sebelum melakukan aksi, terutama menyangkut validasi data.

“Saya sesalkan apa yang dilakukan teman-teman Ortom, baik di Ambon maupun di Jakarta. Seharusnya teman-teman melakukan koordinasi terlebih dulu dengan pihak PDM SBB terkait keakuratan dan kebenaran informasi yang mereka terima,” katanya.

Sementara itu, Zainudin Hitimala selaku salah satu tokoh masyarakat yang juga tergabung dalam FMSBB mengungkapkan bahwa kondisi yang ada di SBB sangat aman dan sejuk dari semua aspek.

Dirinya membantah isu-isu tidak benar yang selama ini ditujukan kepada Pemkab SBB. “Saya ingin menyampaikan kepada semua pihak bahwa kondisi SBB saat ini sangat aman dan sejuk, untuk itu bagi siapapun yang ingin datang ke SBB jangan terpengaruh dengan apa yang berkembang di medsos, karena semua itu hanya isu,” ungkap Hitimala.

Lebih lanjut Hitimala juga mengharapkan kepada semua pihak untuk menjaga kesejukan di SBB, agar tidak mengganggu proses pembangunan yang sedang gencar-gencarnya dilaksanakan.  “Saya ingin mengimbau kepada semua pihak, mari sama-sama kita jaga kondisi daerah  ini agar tetap sejuk, dengan demikian, proses pembangunan yang sedang gencar-gencarnya dilakukan oleh Pemkab SBB tidak terganggu demi kemajuan kita bersama,” harap Hitimala.

Senada dengan itu, tokoh masyarakat lainnya, Juman Umasugi, saat dimintai tanggapannya menyangkut opini/isu yang dialamatkan kepada Pemkab SBB mengatakan apa yang disampaikan oleh oknum maupun kelompok penyebar isu semuanya tidak benar, karena tidak memiliki bukti yang akurat.

“Semua yang disampaikan itu tidaklah benar, karena apa yang dituduhkan ke pemerintah kabupaten itu tidak memiliki bukti yang valid,” kata Juman. (jabar)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed