oleh

Tangisan Petugas Saat Evakuasi Balita Tunggui Mayat Ayah Selama 3 Hari

-Anehsiana-1.202 views

Jember, Radar Pagi – Petugas polisi yang mengevakuasi bayi usia 13 bulan yang memeluk jenazah ayahnya yang mulai membusuk, Aan Junaidi alias Fauzi (40), ternyata sempat menangis melihat kondisi tersebut.

Apalagi sang bayi dalam kondisi lemas setelah tidak makan dan minum selama tiga hari dan merintih memanggil-manggil ayahnya yang meninggal dalam rumah mereka yang terkunci rapat di Perumahan Kaliwining Asri Blok C6, Dusun Bedadung Kulon, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Salah satu tetangga korban, Umi Kulsum menyatakan, polisi dan warga, ada juga aparat TNI, yang mengevakuasi korban ikut menangis melihat sang bayi yang terkulai lemas.

“Sewaktu korban ditemukan perasaan haru bercampur sedih. Petugas yang menggendong sampai menangis. Saat digendong kondisi anak lemas, karena tiga hari tidak makan dan minum,” kata Umi kepada wartawan, Kamis (15/8/2019).

Beruntung, sambung Umi, balita perempuan itu masih hidup. Lalu dirinya langsung memberikan air gula. Sebab anak itu mengalami dehidrasi, setelah dimandikan sampai bersih oleh suaminya.

“Anaknya sempat muntah. Setelah dimandikan baru diberi susu. Sekarang kondisi bayi sudah membaik,” ungkap perempuan berprofesi sebagai bidan yang bertugas di Puskesmas Rambipuji tersebut.

Ia menambahkan, selama ini Fauzi tinggal bersama anaknya. Sebab sang istri bekerja ke luar negeri menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW). (igo)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed