oleh

Jokowi Mau Pindahkan Ibukota ke Kalimantan, Fadli Zon Usul ke Jonggol

-Utama-591 views

Jakarta, Radar Pagi – Jokowi berniat pindahkan ibu kota ke Kalimantan. Hal itu disampaikan Jokowi dalam Pidato Kenegaraan dalam sidang tahunan DPR-DPD yang digelar Jumat (16/8/2019) hari ini.

“Dengan memohon ridho Allah SWT, dengan meminta izin dan dukungan dari Bapak Ibu Anggota Dewan yang terhormat, para sesepuh dan tokoh bangsa terutama dari seluruh rakyat Indonesia, dengan ini saya mohon izin untuk memindahkan ibu kota negara kita ke Pulau Kalimantan,” kata Jokowi dalam pidatonya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyambut baik gagasan pindah ibu kota, tapi harus tetap memperhatikan kondisi ekonomi Indonesia.

“Ini implikasinya panjang, apalagi keadaan ekonomi seperti sekarang ini, apakah sudah menjadi prioritas kita? Gagasan itu adalah gagasan yang baik-baik saja, apalagi keadaan normal, ekonomi kita baik apalagi surplus, bisa saja itu sebagai upaya kita memberikan pemerataan,” katanya di Kompleks MPR-DPR Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Fadli menambahkan pemindahan ibu kota bisa dilakukan jika keadaan ekonomi baik-baik saja. Namun, perlu perencanaan yang matang. Sedangkan saat ini dia melihat ekonomi Indonesia mengalami fluktuasi karena perang dagang. Lalu, daya beli lemah dan angka kemiskinan masih tinggi.

“Kalau lihat sekarang ini apalagi ekonomi kita sedang mengalami fluktuasi ada perang dagang, di dalam juga daya beli masih lemah, angka kemiskinan bagaimanapun masih tinggi dan dan sebagainya apakah menjadi prioritas kita? Menurut saya prioritas kita harusnya memberi lapangan kerja yang cukup, meningkatkan pertumbuhan yang baik dan seterusnya,” ujarnya.

Kalaupun ibukota negara jadi dipindahkan, Fadli mengusulkan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Menurutnya, lokasi ini lebih memungkinkan karena dari segi infrastruktur memadai.

“Pemindahan ibu kota ke wilayah Bogor Timur di Jonggol dan sekitarnya, yang saya kira itu jauh lebih memungkinkan secara infrastruktur dan sebagainya, atau di wilayah mana lebih dekat yang infrastruktur sudah jadi. Tapi, kalau membangun dari nol, apakah mempunyai kekuatan keuangan kita untuk itu. Ini yang harus dipikirkan,” katanya

Senada dengan Fadli Zon, Sandiaga Uno mengatakan rencana pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan harus dikaji secara mendalam.

“Kita harus belajar daripada kesuksesan dan kegagalan dari pemindahan ibu kota di beberapa negara lain,” kata Sandi di gedung DPR, Jakarta, Senayan, Jumat (16/8/2019).

Dia menyatakan  belum bisa berpendapat menolak atau menyetujui rencana pemindahan ibu kota negara. Sandi mengatakan pemerintah harus berhati-hati. “Karena kita khawatir nanti harga properti naik semua di Pulau Kalimantan dan biaya hidup yang tidak terjangkau masyarakat di sana. Itu yang jadi fokus kita ke depan,” kata Sandi. (maria)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed