oleh

Jenazah Briptu Hedar yang Tewas Ditembak di Papua Diterbangkan ke Makassar

-Utama-450 views

Jakarta, Radar Pagi – Briptu Hedar anggota Ditreskrimum Polda Papua yang disandera dan akhirnya tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua, mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa menjadi Brigadir Polisi.

“Anggota polri yang gugur mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa, dinaikkan pangkat satu tingkat lebih tinggi,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, di Jakarta, Senin (12/8/2019).

Dedi menjelaskan, jenazah Briptu Hedar masih dalam proses evakuasi menuju Puskesmas Ilaga. Lamanya proses evakuasi lantaran lokasi kejadian yang cukup jauh dari pusat kota.

Rencananya almarhum akan dimakamkan di kampung halamannya di Provinsi Sulawesi Selatan. Jenazah akan diterbangkan ke Kota Makassar pada Selasa (13/8/2019).

“Rencananya, besok akan diterbangkan ke Makassar untuk disemayamkan di kampung halaman,” kata Kepala Bidang Humas Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Ahmad Mustofa Kamal, Senin (12/9/2019).

Selain evakuasi jenazah dari lokasi penyanderaan, aparat gabungan Polri dan TNI tengah mengejar kelompok melakukan penyanderaan hingga berujung pembunuhan. Belum diketahui motif para pelaku menyandera dan membunuh Hedar.

Bermula dari Panggilan Telepon

Peristiwa berasal saat polisi mendapatkan telepon dari Jambi Mayu dan meminta gula. Lalu Briptu Hedar dan Bripka Maki dengan menaiki sepeda motor membawa gula dan kopi ke tempat pertemuan yang sudah ditentukan di ujung Kampung Jerembaga Ilaga.

Sampai berita ini diturunkan belum diperoleh keterangan siapa Jambi Mayu ini dan mengapa polisi bersedia membawakannya kopi dan gula. Namun yang jelas saat tiba di tempat pertemuan, Jambi Mayu mengajak Briptu Hedar untuk turun lagi ke bawah jalan dengan alasan Jambi Mayu merasa tidak enak pada masyarakat suku Dani yang berada di atas kalau sampai mereka tahu dirinya dibawakan kopi dan gula.

Pada saat Briptu Hedar berjalan mendekati Jambi Mayu, Bripka Maki menjadi curiga dengan keadaan sekitar. Dia langsung memutar balik sepeda motornya dan akan turun menemani Hedar, namun tiba-tiba dia melihat kurang lebih sepuluh orang bersenjata keluar dari sebelah kiri dan kanan jalan. Mereka langsung menahan Briptu Hedar dan menghajarnya.

Sedangkan Bripka Maki ditembak oleh kelompok bersenjata tersebut dalam jarak kurang lebih 10 meter. Namun tidak kena, karena saat itu Bripka Maki langsung melompat ke semak – semak dan langsung meloloskan diri dan bersembunyi di salah satu honay warga. Kemudian dia lari ke atas dan meminta bantuan kepada rekan-rekannya di Timsus Polda dengan menggunakan HT.

Lalu pengejaran terhadap kelompok bersenjata itu dilakukan Aparat Gabungan TNI Polri. Sempat terjadi baku tembak. Sekda Pemkab Puncak Abraham Bisai tiba di lokasi untuk bernegosiasi agar anggota Polri yang disandera bisa dibebaskan.

Namun ada versi lain mengenai kronologi kejadian. Juru Bicara Polda Papua Kombes Adham Mustofa Kamal mengungkapkan saat kejadian Briptu Hedar dan Bripka Alfonso Wakum (bukan Bripka Maki) sedang melintas untuk suatu tugas penyelidikan di kampung usir, Senin (13/8/2019) siang sekitar pukul 11.00 WIT, tiba-tiba saja dipanggil seorang warga. Setelah didatangi ternyata ada sekelompok warga secara tiba-tiba langsung menarik Briptu Hedar. Melihat hal itu, Bripka Wakum langsung kabur dengan sepeda motornya untuk minta bantuan.

“Bripka Wakum langsung kembali ke pos dan melaporkan kejadian ini,” jelas Kamal.

Belum bisa dikonfirmasi mana di antara kedua versi tadi yang benar.

Jenasah Briptu Hedar sendiri ditemukan  pukul 17.30 WIT di daerah Kampung Wako, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak.

“Informasi dari masyarakat atas nama Nius Tabuni, bahwa telah ditemukan jenazah Briptu Heidar di daerah Kampung Wako, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak,” kata Brigjen Dedi Prasetyo.

60 personel gabungan TNI-Polri yang dipimpin Kapolsek Ilaga Iptu M Sayori didampingi oleh LO Kabupaten Puncak AKBP Hotman Hutabarat langsung menuju Kampung Wako.

Pada pukul 17.45 WIT,Tim gabungan TNI-Polri tiba di Jalan Pinggil, Kampung Wako, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak dan menemukan jenazah Briptu Hedar dalam keadan telentang dengan jarak 50 meter dari kejadian pertemuan antara Briptu Heidar dengan Jambi Mayu pada pukul 11.30 WIT. Setelah ditemukannya jenazah Briptu Hedar gabungan TNI-Polri langsung mengevakuasi ke Puskesmas Ilaga.

Jenazah Briptu Hedar tiba di Puskesmas Ilaga dan langsung ditangani oleh para petugas medis.

Selanjutnya, jenazah Briptu Hedar dimandikan, disalati, dan disemayamkan di Masjid Al-Ikhlas Ilaga. Rencananya, jenazah Briptu Hedar akan diberangkatkan besok pagi menggunakan pesawat Trigana Air tujuan Ilaga-Jayapura-Serui. Setelah itu jenazah Briptu Hedar akan diberangkatkan ke Makassar. (igo)

 

 

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed