oleh

Jelang HUT RI ke-74, Pemkab SBB Gelar Berbagai Lomba

Maluku, Radar Pagi – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 Tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) mengadakan berbagai lomba.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kegiatan jalan santai yang dilepas langsung oleh Plt. Sekda SBB Hasanudin Sy. Silawane pada Selasa (6/8/2019). Jalan santai yang dimulai di Tugu INA AMA  Kota Piru dan berakhir di depan gedung Hatu Tulu Piru diikuti semua pegawai OPD di lingkup Pemkab SBB, TNI, Polri, dan masyarakat umum.

Turut hadir dalam jalan santai ini antara lain Kepala Pengadilan Negeri Dataran Hunipopu-Piru, Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 1502 Persiapan SBB  Mayor Pantas Hutapea, Komandan Kompi (Danki) 2 Brimob Batalyon B SBB Iptu. Supriyadi.

Selain kegiatan lomba gerak jalan santai, beragam lomba lainnya bakal digelar hingga puncak HUT nanti, seperti lomba panjat pinang untuk anak-anak dan masyarakat umum, lomba joget Kaka Enda dan Goyang Tobelo, dan sebagainya.

Plt. Sekda SBB di kepada Radar Pagi mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan hari ini adalah pencanangan awal dari beberapa rangkaian kegiatan.

Lebih lanjut, Silawane menegaskan bahwa tujuan diadakannya kegiatan ini bukan hanya seremonial saja, tapi agar bisa menumbuhkan rasa cinta tanah air serta mengenang seluruh pengorbanan para pejuang bangsa dalam diri seluruh masyarakat yang ada di Bumi Saka Mese Nusa (SBB) .

“Inti dari kegiatan yang kami lakukan bukan hanya semata-mata merayakan seremonial HUT RI saja, tetapi dengan adanya kegiatan ini diharapkan kepada seluruh elemen masyarakat SBB agar dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dalam diri mereka, rasa patriot para pahlawan kita bisa tumbuh disetiap jiwa anak bangsa yang ada di daerah ini,” tegasnya.

Sesuai peraturan mulai tanggal 1-31 Agustus, seluruh rakyat Indonesia hingga ke pelosok-pelosok  diwajibkan menaikkan bendera merah-putih. Menanggapi soal itu, Silawane memastikan kalau diseluruh wilayah SBB, seluruh masyarakat  SBB telah melaksanakannya.

“Terkait pemasangan bendera mulai 1 Agustus, kami telah melakukan pengecekan seputar Kecamatan Seram Barat dan kami lihat di kampung-kampung telah terpasang benderanya mulai dari tanggal 1 Agustus lalu. Bukan hanya soal pemasangan bendera yang diwajibkan, tapi kami juga menegaskan agar diadakan pembersihan desa/dusun dan pemsangan bendera hias dan umbul-umbul,” katanya. (jabar)

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed