oleh

Tim Jaguar Polresta Depok Tangkap “Tuyul” di Jembatan Tanah Baru

-Anehsiana-158 views

Depok, Radar Pagi – Tim Jaguar Polresta Depok, Jawa Barat, menangkap sesosok “tuyul” di sebuah jembatan di kawasan Tanah Baru.

Ketua Tim Jaguar Polresta Depok Iptu Winam Agus menjelaskan penangkapan tuyul tersebut bermula ketika anggotanya sedang patroli di Tanah Baru pada Sabtu (13/7/2019) dini hari. Perhatian Tim Jaguar kemudian tertuju kepada sesosok mahluk berwarna putih sedang duduk dekat sebuah jembatan.

“Anggota melihat anak duduk di jembatan penuh dengan bedak putih, kepala botak seperti tuyul, dan menggunakan celana plastik warna putih,” kata Winam, Sabtu (13/7/2019).

Saat tim Jaguar mendekatinya, tuyul itu kemudian berlari ke arah semak-semak. Anggota kemudian menyisir semak-semak itu dan menemukannya sedang tengkurap.

“Ternyata anak kecil yang sedang nge-prank, bukan tuyul,” imbuhnya.

Bocah berinisial A (13) itu kemudian mengaku hendak berbuat prank (jahil) dengan menakuti warga yang melintas. Dia mengaku melakukan aksinya bersama 3 anak lainnya. Namun ketiga temannya yang bersembunyi di balik pohon sudah lebih dulu melarikan diri saat tahu ada polisi lewat.

Polisi kemudian memberikan pengarahan kepada bocah itu dan diantar pulang ke rumahnya.

Prank Pocong

Pada bulan Mei silam, Tim Jaguar Polresta Depok juga sempat mengamankan H, remaja berusia 13 tahun,  gara-gara aksi nge-prank berkostum pocong. Remaja ini berniat bikin kaget pengendara di Jl Juanda, Depok.

Aksi nge-prank pocong ini diketahui Tim Jaguar saat berpatroli jelang sahur. Tim Jaguar mulanya menghampiri sekelompok remaja yang berkumpul di jembatan Jl Juanda.

“Saat didekati mereka melarikan diri, tinggal satu anak yang tidak bisa lari karena kostumnya yang banyak ikatan di badannya, yaitu menjadi sosok pocong,” kata Iptu Winam Agus dalam keterangannya, Jumat (31/5/2019) silam.

Saat ditanya, remaja itu mengaku akan ngeprank pocong untuk membuat kaget para pengendara mobil dan motor yang melintas. Aksi ini rencananya direkam.

“Anak-anak ini memang komunitas prank pocong,” sebut Winam.

Aksi prank pocong ditegaskan Winam sangat berbahaya karena bisa membuat konsentrasi pengendara terganggu karena terkejut.
Tim Jaguar kemudian memberikan pengarahan.

“Kita bina semalaman agar mereka tidak mengulangi lagi. Terus pagi kita pulangkan,” ujarnya. (mea/fdn/imk/dtc/igo)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed