oleh

Mustakim Zamili Cs Laporkan Kejari dan BKAD Mazino Nisel ke Kejatisu

-Hukum-91 views

Nias Selatan, Radar Pagi – Mustakim Zamili bersama Aliansi Masyarakat Desa Kabupaten Nias Selatan (Amadakanis) membenarkan pihaknya telah melaporkan Kejaksaan (Kejari) Nias Selatan dan Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Mazino Kabupaten Nias Selatan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) pada Selasa (9/7/2019) kemarin.

Laporan tersebut dibuat lantaran laporan mereka sebelumnya di Kejari Nias Selatan pada tahun 2018 terkait pengelolaan dana desa (DD) oleh BKAD Kecamatan Mazino senilai Rp 2,2 miliar, ternyata mendapat respon.

“Kami telah membuat laporan di Kejari Nias Selatan tahun 2018 lalu terkait pengelolaan dana desa oleh BKAD, namun sampai saat ini belum ada titik terangnya, sehingga kemarin kami buat laporan di Kejatisu,” ujar Mustakim via selular kepada Radar Pagi, beberapa saat lalu.

Sesuai MoU, papar Mustakim Zamili, alokasi dana BKAD merupakan dana peningkatan pengaspalan jalan dari Simpang Auge Desa Bawolahusa Doli-doli menuju Desa hilijoroilawa Kecamatan Mazino sepanjang 4 Km sesuai dengan RAB.

“Jadi yang dikerjakan/bangun itu hanya 1 km, sementara dana yang sudah dicairkan Rp 1,2 miliar dari total dana sesuai MoU Rp 2,2 miliar,” papar Mustakim.

Kecamatan Mazino terdiri 11 desa dan sesuai MoU yang dibayarkan oleh Pj Kepala Desa ke BKAD adalah Rp 200 juta, sementara baru Rp 100 juta yang telah di transfer ke rekening BKAD Mazino untuk pengerjaan peningkatan jalan tersebut.

Kejari Nisel Telah Proses Laporan

Sementara itu, pihak Kejari Nias Selatan membantah membantarkan laporan Mustakim Zamili Cs. Kasi Intel Kejari Nias Selatan Satria Darma Putra Zebua menjelaskan pihaknya telah memproses laporan tersebut.

“Buktinya beberapa waktu lalu kan tinjau langsung di lapangan dengan membawa inspektorat dan personil PU untuk mengecek pengerjaan pengaspalan tersebut,” jelas Putra Zebua saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (11/72019) kemarin.

Namun dia tidak mempermasalahkan bila Mustakim Cs ingin melaporkan persoalan jalan tersebut ke Kejatisu.

“Terkait laporan Mustakim di Kejatisu, ya silahkan saja,” katanya.

Dikatakan Putra Zebua, pihaknya masih menunggu realisasi laporan dari PU atas hasil pembobotan pengerjaan pengaspalan jalan tersebut. (Wilson)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed