oleh

Ratna Sarumpaet Divonis 2 Tahun

-Hukum-54 views

Jakarta, Radar Pagi – Terdakwa kasus penyebaran hoaks Ratna Sarumpaet divonis 2 tahun penjara oleh Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

“Menyatakan terdakwa bersalah menyiarkan berita bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran di tengah masyarakat,” kata Ketua Majelis Hakim Joni saat membacakan vonis, Kamis (11/4/2019).

Vonis ini lebih ringan dari tuntutan 6 tahun penjara yang diajukan oleh jaksa penuntut umum (JPU).

Majelis hakim memaparkan hal-hal yang memberatkan dan hal yang meringankan. Hal yang memberatkan, Ratna sebagai publik figur seharusnya memberikan contoh yang baik dalam berbuat dan bertindak, tetapi malah berbohong.

“Terdakwa berusaha menutup-nutupi kejadian yang sebenarnya,” kata hakim anggota Krisnugroho.

Majelis hakim juga menyebut cerita bohong (hoax) penganiayaan sengaja dibuat Ratna bukan hanya untuk diceritakan kepada pihak keluarga, tetapi sengaja disebar ke masyarakat dengan maksud atau tujuan propaganda.

“Menimbang bahwa alasan terdakwa mengarang cerita itu dalam perjalanan pulang ke rumah adalah untuk menutupi kejadian sebenarnya kepada anaknya, menurut hemat majelis hakim mugkin logis dan dapat diterima,” kata hakim anggota Krisnugroh.

“Tetapi juga diceritakan kepada orang-orangseperjuangan, seperti tim badan pemenangan capres-cawapres. Menurut hemat majelis terdakwa telah memiliki maksud tertentu untuk menarik simpati, mempengaruhi dan propaganda di mana terdakwa sebagai aktivis dan pejuang HAM mendapat perlakuan kekerasan yang tidak wajar,” sambungnya.

Sedangkan hal yang meringankan, Ratna merupakan seorang ibu rumah tangga yang berusia lanjut, dan menyesali perbuatannya.

“Terdakwa telah melakukan permintaan maaf secara terbuka,” kata hakim. (arman)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed