oleh

Istri yang Dijual Suami untuk Layanan Threesome Ngaku Tidak Risih Karena Merasa Cuma Cari Duit

-Anehsiana-1.150 views

Surabaya, Radar Pagi –  Amin Santoso (29) menawarkan istrinya sendiri melalui akun di facebook  untuk layanan threesome (main bertiga) bertarif Rp2 juta. Ironisnya, si istri mengaku tidak risih karena yang ada di pikirannya cuma cari duit.

Kesehariannya, Amin bekerja sebagai kuli bongkar muat dengan penghasilan tak lebih dari Rp50 ribu/perhari. Dengan menjual istri yang telah dia nikahi selama 12 tahun, dia berharap bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, termasuk menyekolahkan kedua anaknya.

“Untuk biaya kenaikan sekolah dua anak saya,” kata Amin kepada wartawan di Polrestabes Surabaya, Senin (8/7/2019).

Sang istri juga mengaku melakukan layanan seks  threesome lantaran tergiur tawaran uang Rp 2 juta dari orang yang meminatinya.

“Cuma tergiur uangnya saja,” kata si istri yang tak disebutkan identitasnya.

Ketika ditanya apakah dia tidak risih berhubungan intim dengan laki-laki lain di depan suaminya sendiri, dia mengaku tidak risih karena yang ada di pikirannya cuma uang.

“Nggak risih. Risih dibuang jauh-jauh, pikirkan uangnya saja,” tandas si istri.

Kini Amin harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Dia terancam terjerat pasal 2 UU RI no 21 tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdangangan Orang (TPPO) dan pasal 296 KUHP dan pasal 506 KUHP atau mencari keuntungan dari pelacuran perempuan.

Sementara sang istri dilepaskan kembali ke rumahnya oleh polisi. Saat berita ini diturunkan, belum diketahui bagaimana nasib seorang pria lain yang turut diciduk saat melakukan threesome bersama mereka di sebuah hotel di kawasan Jalan Kedungsari.

Di tempat yang sama, Kanit PPA Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni kepada wartawan, menjelaskan akun facebook tempat Amin menawarkan layanan threesome bergabung dengan grup di facebook yang mempunyai komunitas penyimpangan seksual.

Amin mengaku baru sekali menawarkan istrinya. Namun polisi tidak percaya karena dari penelusuran diketahui Amin sudah mengiklankan istrinya sejak dua bulan lalu, sehingga diduga sudah ada beberapa orang yang berminat.

“Alasan yang klise, pelaku baru sekali menawarkan istrinya. Dari jejak digital yang diposting di grub esek-esek di facebook, terdekteksi sejak bulan Mei 2019,” ujar Ruth Yeni.

Sejauh ini polisi mengamankan barang bukti uang Rp 2 juta, tiga celana dalam, 1 bra milik korban, bill hotel serta 1 buah handphone dan surat nikah milik tersangka dan istrinya. (igo)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed