oleh

Kebelet Kawin, Pria Pengancam Penggal Jokowi Nggak Mau Ditahan

-Utama-1.563 views

Jakarta, Radar Pagi – Hermawan Susanto, pria yang mengancam akan memenggal kepala Jokowi ternyata sudah lama kebelet kawin. Karena itu, melalui kuasa hukumnya, dia mengajukan permohonan penangguhan penahanan sebab sudah berencana akan menikah dalam waktu dekat ini.

“Hari ini kita sampaikan surat permohonan penangguhan penahanan atas nama Hermawan Susanto karena bulan ini rencananya akan menikah. Jadi keinginan kita, keinginan keluarga adalah HS ini dibebaskan atau ditangguhkan penahanannya,” kata pengacara Hermawan Susanto, Sugiarto Atmowijoyo, kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (10/6/2019).

Dia menegaskan bahwa penangguhan penahanan adalah hak dari pada tersangka yang ditahan.

Sugiarto memberi penyidik Polda Metro Jaya pilihan. Bila tidak mengabulkan permohonan penangguhan penahanan itu, dia meminta polisi menyediakan fasilitas untuk Hermawan menikah.

“Kalau misalnya itu tidak bisa dikabulkan ya kita mohon waktu tempat untuk bisa melangsungkan ijab qobul di tahanan,” kata Sugiarto.

Hermawan ditangkap polisi setelah videonya hendak memenggal kepala Jokowi tersebar di media sosial.  Video itu diambil saat dirinya berdemo di depan kantor Bawaslu, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, pada Jumat (10/5/2019).

Atas dasar video itu, polisi menjerat Hermawan dengan Pasal 104, 110, 336 KUHP dan 27 ayat 4 UU ITE.

Hermawan sendiri yang terlihat garang dalam rekaman video ditangkap saat sedang ngumpet di rumah bibinya di kawasan Depok, Jawa Barat. Dia ditangkap tanpa perlawanan.

Dia pun hanya bisa tertunduk lemas dan pada Selasa (21/5/2019), dia menulis surat bermaterai berisi permohonan maaf untuk dikirim melalui pengacaranya kepada Jokowi di Istana Negara.

“Saya memohon maaf sebesar-besarnya atas kesalahan saya yang fatal,” demikian tulis HS di selembar kertas.
Hingga kini belum diketahui apakah Jokowi sudah menerima surat tersebut. (maria)
 

News Feed