oleh

Polisi Cegah Warga Ikut Aksi 22 Mei, Sandiaga: Jangan Berangus Kebebasan!

-Utama-303 views

Jakarta, Radar Pagi – Cawapres Sandiaga Uno menyayangkan upaya polisi di berbagai daerah yang mencegah massa untuk ikut Aksi 22 Mei di Jakarta.

Menurut dia, kebebasan penyampaian pendapat di muka umum dilindungi undang-undang. Dia meminta agar kebebasan berpendapat tidak diberangus.

“Kalau kita tidak boleh menyampaikan pendapat kita, bagaimana kita bisa berdemokrasi, berbangsa dan bernegara? Jadi itu yang harus kita pastikan jangan kita berangus kebebasan tersebut, karena dilindungi undang-undang,” kata Sandiaga di Jakarta, Senin (20/5/2019).

Meski begitu, dia tetap menyerahkan sepenuhnya kebijakan mencegah massa di daerah untuk ikut Aksi 22 Mei di Jakarta, tetapi dia meminta larangan itu tidak dilakukan dengan berlebihan.

“Selama dilakukan dengan proporsi dan kedewasaan tidak berlebihan-lebihan,” katanya.

Untuk massa pendukung yang tetap menghadiri Aksi 22 Mei, Sandi berpesan untuk berlaku damai, tidak terprovokasi dan tetap mengikuti aturan hukum yang berlaku.

“Lakukan semuanya dengan kepentingan bangsa dan negara yang utama,” katanya.

Dikutip dari detikcom, di Jawa Timur saja Polda Jatim telah menggagalkan sekitar 1.200 orang yang akan bertolak ke Jakarta. Mereka diduga akan ikut Aksi 22 Mei di Jakarta.

“Kami sudah menggagalkan 1.200 orang yang hendak berangkat ke Jakarta. Dan diawali dari Malang kota, baru tadi pagi kami keluarkan, hampir sekitar 30 orang, dalam satu bus, dari Kabupaten Malang, dari Tulungagung ada,” kata Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Senin (20/5/2019).

Menurut Luki, ke- 1.200 yang gagal ke Jakarta itu tidak hanya dari Jawa Timur, namun ada juga yang datang dari luar Pulau Jawa menuju Jakarta dengan melewati Jawa Timur. Mereka berangkat secara rombongan. (maria)

 

 

News Feed