oleh

Pupuk dan Pestisida Palsu Marak Beredar, Petani Diminta Konsultasi ke Penyuluh

Jakarta, Radar Pagi – Pupuk dan pestisida palsu marak beredar di beberapa daerah. Kementerian Pertanian (Kementan) minta petani konsultasi ke penyuluh agar terhindar dari penipuan tersebut.

“Petani perlu waspada terhadap pupuk dan pestisida palsu. Kalau tidak bisa mengalami gagal panen,” ujar Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy di Jakarta, beberapa saat lalu.

Pupuk palsu yang tidak sesuai dengan standar komponen yang ditetapkan Kementan bila digunakan akan berdampak pada lambatnya pertumbuhan tanaman.  Sedangkan pestisida palsu bisa berakibat kematian tanaman.

“Dampak dari pestisida tersebut menimbulkan kematian pada tanaman. Dan akhirnya banyak petani mengalami kerugian,” kata Sarwo Edhy.

Untuk kasus peredaran pestisida palsu di Brebes, Jawa Tengah, Sarwo Edhy menjelaskan pelakunya sudah ditangkap. Dari keterangan pelaku diketahui dia meracik ramuan sendiri. (maria)

 

 

 

News Feed