oleh

Prabowo Belum Selesai Tulis Surat Wasiat, Emangnya Mau ke Mana Sih Pak?

-Utama-1.989 views

Jakarta, Radar Pagi – Prabowo Subianto dikabarkan sedang menulis surat wasiat. Surat wasiat tersebut sampai Rabu (15/5/2019) belum selesai dibuat. Seperti apa isinya?

“Isinya langkah panduan ke depan dan pesan untuk rakyat Indonesia,” kata juru bicara Partai Gerindra, Andre Rosiade, kepada wartawan di Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Menurut Andre, Prabowo melibatkan sejumlah ahli hukum untuk menulis surat wasiat ini.

Soal surat Wasiat ini juga sudah disinggung oleh cawapres Sandiaga Uno. Menurutnya, surat wasiat tersebut merupakan pegangan untuk melangkah selanjutnya.

“Ini adalah pegangan daripada kita untuk melangkah ke depan,” kata Sandiaga di Jakarta Timur, Selasa (14/5/2019) kemarin.

Sama seperti Andre, Sandiaha juga tidak mau merinci detail surat wasiat itu, mungkin karena belum selesai ditulis.

Dia hanya menjelaskan bahwa apapun yang dilakukan kubu 02 dalam menyikapi hasil Pilpres 2019 masih dalam koridor hokum demi memperbaiki demokrasi di Indonesia.

“Dan Insya Allah ini berjalan damai, ini jalannya yang memperbaiki pilar demokrasi kita dan kita berikhtiar demi kebaikan bangsa,” kata Sandiaga.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Priyo Budi Santoso juga menjelaskan alasan Prabowo menulis surat.

“Ketika Pak Prabowo menyampaikan akan nulis surat wasiat, artinya beliau akan mempertaruhkan semua hal atas nama rakyat dan jika rakyat memang menghendaki agar kedaulatan tetap dibela. Beliau memilih jalan itu dan tidak akan menyerah,” kata Priyo di Grand Sahid Jaya, Jakarta, kemarin.

Sekjen Partai Berkarya tersebut tak merinci apa yang ditulis Prabowo dalam surat wasiat. Dia hanya berbicara bahwa Prabowo sosok yang taat hukum.

“Beliau adalah orang yang taat asas konstitusi. Tidak mungkin beliau akan mencederai reputasi beliau sebagai tentara yang dihormati. Tetapi membela kedaulatan rakyat adalah halal dan barokah yang dipilih Pak Prabowo,” terang Priyo.

Sebelumnya, Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya bersama Sandiaga Salahuddin Uno dan tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi akan terus melawan kecurangan pemilu yang terjadi secara terstruktur, sistematis, dan masif pada tahun 2019 ini.

Dia pun telah menyiapkan surat wasiat yang disaksikan oleh pihak keluarga dan ahli hukum. Sehingga, keikhlasan perjuangan yang ia lakukan ini dapat diwariskan oleh para pendukungnya demi terciptanya keadilan dan tegaknya sistem demokrasi di Indonesia.

“Saya akan kumpulkan ahli hukum. Saya akan membuat surat wasiat saya,” ungkap Prabowo di acara BPN Mengungkap Fakta-fakta kecurangan Pilpres 2019 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (14/5/2019) kemarin.

Harusnya Tempuh Jalur Hukum

Sementara itu, peneliti dari Pusat Kajian Politik Ekonomi Asia (PKPEA) Barata berpendapat bila kubu 02 menemukan dugaan kecurangan sebaiknya langsung melaporkan ke pihak terkait. Hal itu menurutnya sudah diatur dan punya mekanisme hukum.

“Ketidakpuasan itu bisa disampaikan secara hukum ke Bawaslu atau lewat MK, ada mekanisme dan ada aturanya. Jadi nggak perlu buat surat-suratan segala macam, kecuali kalau isi surat wasiatnya memang mengarahkan untuk menempuh jalur hukum. Tapi sebenarnya karena sudah ada aturan mainnya, ya tinggal lapor saja sambil bawa bukti, nggak perlu surat wasiat, kesannya kayak mau meninggal,” katanya melalui selular, Rabu (15/5/2019).

Meski begitu, Barata menyarankan kubu Prabowo-Sandiaga untuk menerima situng resmi KPU karena lembaga tersebut adalah lembaga yang kredibilitasnya dapat dipercaya.

“Daripada buang-buang waktu dan tenaga, karena saya yakin hitungan KPU dapat dipertanggungjawabkan,” katanya. (maria)

News Feed