oleh

Bara Api Prihatin, Gubsu Rekrut Eselon II “Kabinet Gatot Pujo Nugroho” dan “Kabinet Erry Nuradi”

-Sumatera-289 views

Medan, Radar Pagi – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi, telah melantik 14 pejabat Eselon II, diantaranya Kadis Bina Marga, Kadis Ketahanan Pangan dan Holtikultura, Kadis Perhubungan, dan Kadis Pekerjaan Umum (PU) Sumut, Selasa (08/09/201?).

Direktur Eksekutif Barisan Rakyat Anti Korupsi (Bara Api) Indonesia, M Dany Damanik SE menyampaikan rasa prihatin dan kecewa dengan terpilihnya ke-14 pejabat tersebut.

“Ketika kami dengar Pak Edy Rahmayadi bakal mencalonkan diri di Pilgubsu 2018, ada tiga kali kami melakukan pertemuan. Ketika itu kami berikan masukan jika terpilih, pejabat lama tidak perlu dipakai, karena Sumut sudah saatnya dipimpin SKPD yang baru. Karena pejabat yang lama itu sudah sangat dekat dengan mafia proyek, mafia anggaran mau pun punya masalah terkait hukum dan penyalahgunaan anggaran,” kata Dany Damanik, kepada RadarPagi.com, Senin (13/05/2019).

Disampaikan Dany Manik, Gubsu dalam pernyataannya ke publik, menyatakan tidak akan menempatkan pejabat yang bermasalah dan lebih memprioritaskan pejabat baru.

“Faktanya, Gubsu masih merekrut pejabat yang pernah menjabat di ‘kabinet mantan Gubsu Gatot Pujo Nugroho’ dan ‘kabinet mantan Gubsu Erry Nuradi’. Kami merasa prihatin dan kecewa dengan keputusan Gubsu tersebut,” katanya.

Direktur Eksekutif Barisan Rakyat Anti Korupsi (Bara Api) Indonesia, M Dany Damanik, SE (kiri) saat bincang-bincang

Diungkapkannya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) yang sudah dilantik itu ditengarai terlibat dalam kasus mantan Gubsu Gatot Pujo Nugroho.

“Sebenarnya masih banyak figur yang layak menduduki jabatan Eselon II tersebut. Kami berharap kabinet Edy Rahmayadi adalah orang baru, yang masih belum masuk dalam lingkungan mafia dan loyal untuk tidak menyelewengkan anggaran,” ungkapnya.

Dany Manik menganjurkan, agar Gubsu benar-benar lebih selektif sebelum mendudukkan pejabat dengan memperbanyak referensi calon pejabat SKPD di jajaran Pemprov Sumut.

“Kalau masih itu-itu juga pejabatnya, pembangunan Sumut ke depan tidak akan mengalami perkembangan seperti yang diharapkan,” katanya. (Ingot Simangunsong)

News Feed