oleh

Bintang Beverly Hills 90210 ‘Luke Perry’ Meninggal Karena Stroke, Ini Cara Mencegahnya

-Kesehatan-71 views

Jakarta, Radar Pagi – Bintang film Luke Perry meninggal dunia pada usia 52 tahun, Senin (4/3/2019) kemarin setelah terserang stroke. Meski sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit selama beberapa hari, namun nyawa pemain Beverly Hills 90210, sinetron yang ngetop di seantero jagad pada dekade 1990-an itu tidak bisa terselamatkan.

Perry dilarikan ke rumah sakit pada Rabu (27/2) pagi dari rumahnya di Los Angeles. Ia disebut terkena serangan stroke hebat usai menjalani sesi syuting untuk serial Riverdale di lokasi film milik Warner Bros.

Perry kemudian wafat di sebuah rumah sakit di Los Angeles dengan dikelilingi keluarga dan kerabat dekatnya. “Mereka (keluarga dan kerabat dekat) telah memberikan dukungan dan doa kepada Perry yang terkena stroke. Saat ini mereka yang ditinggal ingin mendiang Perry mendapatkan ketenangan,” ujar Arnold Robinson, rekan Perry. Selasa (5/3/2019) dikutip dari reuters.

Keluarga belum memberikan detail tambahan tentang kematian Luke Perry saat ini.

Dia dikenang sebagai aktor yang memerankan Dylan McKay, karakter tampan yang penyendiri dalam serial Beverly Hills, 90210. Serial tersebut akan dibuat ulang oleh stasiun televisi FOX untuk enam episode saja, dan rencananya akan tayang pada musim panas tahun ini.

Sejumlah pemain orisinil akan tampil seperti ason Priestly, Jennie Garth dan Tori Spelling. Namun nama Luke Perry tidak disebut. Rumor pun muncul bahwa aktor kelahiran 11 Oktober 1966 itu sudah sakit-sakitan sejak rencana pembuatan ulang Beverly Hills 90210 diumumkan sehingga tidak diajak serta.

Namun pecinta sinetron Amerika Serikat masih bisa melihat penampilan Luke di layar kaca karena dia terlibat dalam serial yang disiarkan di Netflix, Riverdale sebagai Fred Andrews-ayah dari karakter utama, Archie Andrews.

Dikutip dari Screenrant.com, Luke Perry pernah menceritakan perannya yang sulit di Riverdale.

“Sulit bagi siapa pun untuk menjadi orangtua tunggal. Dan orang-orang melangkah ke tantangan itu setiap hari. Itu adalah salah satu hal yang saya sukai tentang karakter ini,” ungkap Perry.

“Anda tahu, itu tidak mencolok, tidak ada mobil sport, tidak ada itu, itu hanya orang ini mengendarai truk untuk bekerja, dan dia bekerja keras. Dia punya kotoran di bawah kuku jarinya. Dan satu-satunya hal yang dia pedulikan adalah meletakkan makanan di atas meja untuk anaknya,” tambah Perry mengenai perannya dalam serial tersebut.

Luke Perry meninggalkan dua anaknya, Jack dan Sophie, ibunya, Ann Bennett, ayah tirinya, Steve Bennett, mantan istrinya, Rachel Sharp, dan tunangannya, Wendy Madison Bauer.

Dikabarkan Luke sejatinya juga akan bermain dalam film Quentin Tarantino mendatang yang berjudul Once Upon A Time in Hollywood. Belum diketahui siapa pengganti Luke dalam film tersebut.

Cara Mencegah Stroke

Ahli jantung dan pembuluh darah dari Franciscan Health Indianapolis, dr Atul Chugh mengatakan kemungkinan Luke Perry mengalami stroke hemoragik, yaitu ketika pembuluh darah pecah di otak dan menyebabkan hilangnya fungsi tubuh dengan cepat.

“Pasien mulai kehilangan banyak fungsinya, termasuk fungsi vitalnya,” ujar dr Chugh, dikutip dari WIBC.

Dia menegaskan bahwa stroke pada dasarnya bisa dicegah dengan upaya menurunkan atau menjaga tekanan darah, baik dengan olahraga atau dengan obat-obatan.

Secara umum, berikut langkah-langkah mencegah terjadinya serangan stroke:

1. Menjaga tekanan darah
Selalu menjaga tekanan darah di kisaran normal 120/80. Menjaga tekanan darah bisa dilakukan dengan membatasi konsumsi garam maksimal 6 gram (1 sendok teh) perhari, kurangi makanan manis, makanan kaleng, makanan diawetkan, makanan berlemak dan berkolesterol tinggi. Perbanyak juga asupan sayur dan buah.
2. Menjaga berat badan
Menjaga berat badan agar selalu berada di kisaran ideal. Rumusnya Tinggi Badan – 100 – 10%. Misalnya tinggi anda 174 cm, maka 174 dikurangi 100, hasilnya 74. Angka 74 itu dikurangi lagi 10%. 10% dari 74 adalah 7,4, maka berat badan ideal anda adalah 174-100-7,4 = 66.6 Kg.
3. Tidak merokok, minuman keras, narkoba
Ini tentunya sudah tidak perlu dijelaskan lagi. Semua orang pasti sudah tahu dampak buruk rokok, miras dan narkoba bagi kesehatan.
4. Kurangi Kopi
Dalam batas wajar, 1-2 gelas sehari dan tidak ditambahi gula maupun krim (kopi hitam pahit) sebenarnya sangat menyehatkan karena kopi mengandung antioksidan tinggi. Namun sebagian besar penikmat kopi biasanya menambahkan gula, susu, bahkan krim ke dalam kopi. Bahan tambahan itu mengurangi manfaat kopi dan memperbesar resiko peningkatan tekanan darah. Ingat juga bagi sebagian orang yang sensitif terhadap kafein, sedikit kopi saja sudah bisa meningkatkan tekanan darah, itu sebabnya minuman ini sebaiknya dihindari bagi mereka yang punya nasalah tekanan darah dan penyakit jantung, juga penyakit ginjal dan hati (liver).
5. Olahraga
Olahraga yang disarankan adalah yang bersifat aerobik ringan seperti jalan kaki santai dan bersepeda santai. Waktunya cukup 30 menit dilakukan 3-5 kali seminggu. Bisa juga ditambah yoga, taichi maupun chikung yang terbukti mampu menurunkan tekanan darah. Hindari olahraga berat seperti sepak bola, futsal, jogging dengan kecepatan tinggi, berjalan atau bersepeda baik turun bukit dll, terutama bagi mereka yang berusia di atas 40 tahun. (jar)

 

News Feed