oleh

Pakde Karwo Berharap Taman Teknologi Pertanian Bisa Dimanfaatkan Petani

 

Gresik, Radar Pagi – Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo berharap kehadiran Taman Teknologi Pertanian (TTP) khususnya pada proses produksi atau off-farmnya bisa dimanfaatkan semua petani. Apalagi, selama ini petani secara umum melakukan usaha tani hanya sebatas on-farm saja, sedangkan off-farm banyak dilakukan pelaku industri.

“Permasalahan petani yang utama yakni di off-farmnya, karenanya saya menyambut baik TTP karena ada proses produksi di dalamnya. Proses produksi ini nantinya jangan hanya untuk Gresik tapi juga untuk daerah sekitarnya seperti Lamongan dan Tuban,” ungkap Pakde Karwo-sapaan akrab Gubernur Jatim, baru-baru ini.

Pakde Karwo  menjelaskan, penduduk Jatim yang bekerja di bidang pertanian mencapai 30%, namun off-farmnya hanya 13%. Oleh sebab itu, jika petani ingin mendapat nilai tambah maka proses off-farmnya adalah pada produksi.

Untuk mendukung hal ini pemerintah telah membuat kebijakan yang memberi kemudahan penguatan modal bagi petani atau peternak.

“Jangan hanya jualan gabah kering panen tapi harus sudah jadi beras, kreditnya telah kita siapkan tinggal niat dari petani,” tegas orang nomor satu di Jatim ini.

Ditambahkan, keberadaan TTP merupakan tempat pembelajaran bagi kelompok tani dan para praktisi pertanian terkait. Karenanya, penguatan kelembagaan menjadi penentu keberhasilan dari keberlanjutan kegiatan yang dilaksanakan di TTP Gresik.

Selain itu, dukungan lapang secara konkrit berupa penyediaan sarana dan prasarana untuk pengolahan pertanian juga harus dikelola dengan baik.

“Serangkaian kegiatan yang dilakukan TTP ini akan memperkaya kualitas SDM petani Jatim, dan harapannya bisa memakmurkan petani,” harap Pakde Karwo. (agus)

News Feed