TPF PWI Cari Info Ke Lapas dan Kejari

 

Kota Baru, Radar Pagi – Tim Pencari Fakta (TPF) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menyambangi Lapas Kotabaru, Kalimantan Selatan, Selasa (10/7).

Sekretaris TPF Wina Armada menjelaskan kunjungan ke Lapas merupakan penelusuran informasi di hari kedua tim ke Kotabaru. 

Sebelumnya tim menemui penyidik Polres Kotabaru dan istri almarhum Muhammad Yusuf, Arvaidah. 

Wina menjelaskan di Lapas Kotabaru, tim ditemu langsung oleh Pelaksana tugas Kalapas Ibrahim dan jajarannya.

“Telah dua hari berada di Kotabaru untuk membedah, mencari informasi yang akurat dan kredibel atas kasus yang menimpa M.Yusuf,” ujar Wina dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/7).

Wina menjelaskan usai dari Lapas Kotabaru, TPF melanjutkan pertemuan dengan Kejaksaan Negeri Kotabaru. Disana, sambung Wina, tim diterima Kasipidum Wahyu Oktaviani, Kasi Intel Agung Nugroho Santoso, Staf Kasi Intel Bimo Bayu Aji.

Tim juga berencana menemui pihak PT SAM, PT Silo dan pihak-pihak terkait.

Yusuf meninggal pada 10 Juni 2018 di Lembaga Pemasyarakat kelas II B Kota Baru Kalimatan Selatan. Ia dijebloskan ke penjara setelah menulis kisruh sengketa perebutan lahan di antara PT Multi Sarana Agro Mandiri (MSAM) dan warga Pulau Laut. Tulisan Yusuf disebut bermuatan provokasi, tidak berimbang, dan menghasut yang merugikan MSAM.

Yusuf dijerat Pasal 45A UU 19/2016 tentang Perubahan Atas UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Adapun ancamannya pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar. [nes/rmol]

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below