Sekarang Kupang Punya Obyek Wisata Baru

 

Kupang, Radar Pagi – Masyarakat Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) boleh bergembira hati. Pasalnya, Bendungan Raknamo yang baru saja diresmikan penggunaannya oleh Presiden Jokowi pada Selasa, 9 Januari 2018 silam, sangat potensial dikembangkan sebagai obyek wisata yang dapat meningkatkan penghasilan masyarakat sekitar.

Pembangunan bendungan yang terletak di Desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto Kabupaten Kupang, NTT ini menelan biaya Rp 720 miliar. Jumlah sebesar itu terasa sebanding dengan manfaat yang bisa dipetik masyarakat dan pemerintah daerah setempat.

Dengan luas area genangan bendungan mencapai 147,3 hektar, kapasitas air yang mampu ditampung adalah 16 juta meter kubik, sehingga mampu menyediakan air baku 100 liter per detik untuk mengairi 1.250 hektar lahan. Bendungan ini juga mampu menghasilkan listrik dengan kapasitas 0,22 megawatt (MW).

Bendungan Raknamo juga menjadi salah satu obyek wisata baru, sebab pemerintah sejak awal pembangunannya sudah mendesain taman dan jogging track di sekitar bangunan. Desain bendungannya sendiri mengandung arsitektur ciri khas Kupang.

Pengunjung yang hadir bisa menikmati lanskap pemandangan dengan latar perbukitan dan lereng yang indah di Desa Raknamo.

Akses jalan menuju bendungan ini juga terbilang mudah dan sudah bagus. Jalan yang halus dan tidak ada lubang membuat perjalanan bisa ditempuh dengan kecepatan tinggi.

Dari Bandara El Tari Kupang dibutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalan dengan jarak tempuh sekitar 47 km.

Suasana kanan kiri jalan masih didominasi pepohonan dan bukit-bukit yang masih hijau. Tak jarang masih ada rumah warga di sepanjang jalan menuju Bendungan Raknamo. Setibanya di lokasi tujuan, rasa lelah selama perjalanan diobati dengan indahnya pemandangan selama perjalanan. (jon)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below