Kaum Terbuang Kaum terbuang rela dibikin debu Rumah mereka ditebang Kaos mereka menyangkut dipinggir kali Dan menjadi reruntuhan gedung lama Mereka

  Ketulusan Seorang Sahabat Di sela-sela hari bahagia Tawa canda ria bersamamu Melupakan segala kesedihan Membuang jauh-jauh rasa duka Sehingga semuanya tampak

  Kapitalis Seperti purnama sudah gerhana tapi ombak tak bertepi, kau kapitalis! Puisi dan Kopi Puisi itu kopi hidangan pada pesta rakyat

  Jam Beker Tua Rumah kuno dari tahun 1950-an Peninggalan kakek-nenek Kakekku pensiunan pegawai pos Nenekku juru rias di keraton   Beker