by

SBY dan Demokrat Diserang Buzzer, Andi Arief Minta Bantuan Sandiaga

-Utama-6,465 views

Jakarta, Radar Pagi – Setelah Partai Demokrat terlihat merapat ke kubu Jokowi-Ma’ruf Amien, disusul silaturahmi dua putra SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)-Ibas bersama istri masing-masing ke rumah Jokowi dan Megawati, media sosial dipenuhi ejekan dan caci maki kepada keluarga SBY.

SBY sendiri sudah menyampaikan bahwa ada kalangan tertentu yang menyerang dirinya maupun AHY dan Partai Demokrat. Serangan itu mulai terjadi setelah AHY bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor pada Rabu (22/5/2019) silam.

“Akibat pertemuan itu, AHY, SBY, dan Partai Demokrat diserang habis oleh kalangan tertentu,” ujar SBY dalam rekaman video yang diputar di kediamannya.

Padahal, kata SBY, saat AHY bertemu Jokowi, putranya tidak membawa nama Partai Demokrat dan tidak membicarakan kursi di pemerintahan.

SBY juga mengaku tahu kelompok yang melakukan serangan tersebut. Namun dia tak menyebutkan siapa kelompok yang dimaksud.

“Kami tahu dari kelompok mana serangan sengit itu berasal. Di situ perbedaan kami dengan pihak tertentu itu,” ujar SBY.

Menanggapi keluhan SBY dan fenomena menjamurnya cacian pada SBY sekeluarga, Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief pun meminta bantuan Sandiaga Uno agar para buzzer di media sosial menghentikan serangan kepada partainya dan keluarga SBY.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri buat @sandiuno, minal aidin walfaizin. Di hari baik ini mohon bantuannya agar para buzzer menghentikan serangan dan fitnah ke Partai Demokrat dan keluarga SBY. Terima kasih, untuk saling bantu,” tulis Andi Arief melalui akun twitter pribadinya @AndiArief_ Kamis (6/6/2019).

Dia juga meminta kepada kader dan simpatisan Partai Demokrat tak membalas serangan tersebut.

“Kader dan simpatisan Partai Demokrat serta yang masih berduka atas wafatnya Ibu Ani, jangan balas perlakuan para buzzer yang selama ini mendukung Pak Prabowo dan @sandiuno meski mereka masuk kategori ulat bulu di temen,” kata Andi.

Sementara Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menanggapi dingin pernyataan SBY. Dia menyebut SBY tidak perlu ‘baper’ dalam menyikapi cercaan masyarakat.

“Setiap politisi apapun yang dilakukan pasti ada kelompok yang suka ada kelompok yang tidak suka. Jadi enggak usah baper kalau di-bully,” kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/5/2019) silam. (arman)

 

 

 

News Feed