by

Hari Ini Jokowi Resmikan Bendungan Rotiklot

NTT, Radar Pagi – Jokowi dijadwalkan akan meresmikan Bendungan Rotiklot di Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (20/5/2019) hari ini.

Bendungan Rotiklot adalah satu dari tujuh bendungan di NTT yang menjadi salah satu program pembangunan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla untuk meningkatkan ketahanan pangan di provinsi berbasis kepulauan ini.

Pada Januari 2018 silam, Jokowi juga sudah meresmikan Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang, NTT.

Masyarakat setempat menyambut gembira peresmian bendungan yang berjarak 8 kilometer dari Kota Atambua ini karena diyakini dapat menjadi lokasi wisata baru bagi masyarakat NTT yang berbatasan dengan Timor-Leste.

“Kami yakin Bendungan Rotiklot yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo, akan menjadi sebuah objek wisata yang menarik di perbatasan NTT-Timor Leste,” kata Kepala Satuan Kerja Balai WIlayah Sungai II Fery Moun Hepy di Bendungan Rotiklot, Minggu (19/5/2019) dilansir Antara.

Dia berharap Pemerintah Kabupaten Belu bisa memanfaatkan lokasi bendungan yang strategis untuk mengembangkan kawasan itu sebagai objek wisata baru, sebab pemandangan di sekitar bendungan memang sangat indah.

“Ada beberapa spot yang bisa digunakan untuk menyaksikan bendungan ini dari ketinggian,” ujar Fery.

Menurutnya, Dinas Pariwisata Kabupaten Belu bisa berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai NTT II untuk menjadikan bendungan ini sebagai sebuah kawasan yang memikat minat wisatawan.

Ini Manfaat Bendungan Rotiklot

Bendungan Rotiklot berada di daerah aliran sungai Mota Rotiklot, panjang sungai 06,41 kilometer dan luas daerah aliran sungai (DAS) 11,69 kilometer persegi (km2). Daya tampung bendungan ini sebesar 3,30 juta meter kubik (m3).

Bendungan Rotiklot bermanfaat untuk penyediaan air lahan irigasi seluas 139 hektare padi dan 500 hektare palawija. Manfaat lainnya sebagai pengendalian banjir daerah hilir kawasan Ainiba serta suplai air baku untuk masyarakat dan pelabuhan Atapupu sebesar 40 liter/detik.

Pembangunan bendungan Rotiklot dikerjakan PT Nindya Karya (Persero) dan PT Universal Suryaprima (KSO) dengan konsultan supervisi PT Indra Karya (Persero), PT Patria Jasa Nusaprakarsa dan PT Agra Pasca Rencana KSO.

Sumber dana APBN tahun anggaran 2015-2018 dengan nilai kontrak konstruksi Rp 496.970.000.000 (496,9 M) selama 1.110 hari kelender. Bendungan Rotiklot mulai dikerjakan akhir tahun 2015 dan selesai dikerjakan 14 Desember 2018. Masa pemeliharaan selama 365 hari.

Keberadaan bendungan Rotiklot bisa mengatasi kesulitan air bagi masyarakat Belu yang ada di sekitar bendungan sehingga masyarakat tidak lagi kesusahan air. (dbs)

 

News Feed