by

Vanessa Angel Nangis, Pengacara Sebut Oknum Polisi yang Transfer Rp80 Juta

-Selebs-602 views

Surabaya, Radar Pagi – Usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (29/4/2019), pesinetron Vanessa Angel menangis sambil memeluk kerabatnya.

Tak pelak tangisan Vanessa mengundang perhatian pengunjung persidanga, apalagi sebelumnya ketika keluar dari ruang Garuda I tempat dimana persidangan digelar, sejumlah kuasa hukum Vanessa berteriak, ‘bebas, bebas’.

Para kuasa hukum ini sengaja berteriak ‘bebas’ karena menilai kasus Vanessa direkayasa sejak awal.

“Mana Rian? Mana laki-laki itu? Semua ini dibuat seolah-olah orang ini tidak jelas,” ujar salah seorang Kuasa Hukum Vanessa Angel, Milano Lubis, usai persidangan di PN Surabaya, Senin (29/4/2019).

Milano tegas menyebut yang merekayasa kasus Vanessa adalah oknum polisi.

“Kami sudah mengajukan eksepsi dan kami sudah mengajukan bukti. Sebetulnya terlalu awal. Tapi ini menjadi bahan pertimbangan buat majelis hakim untuk memutuskan persidangan ini diteruskan atau tidak. Karena kita telah menemukan indikasi ada oknum Polda Jatim telah melakukan rekayasa perkara dalam kasus Vanessa ini,” kata Milano.

Milano mengaku memiliki bukti kuat bahwa yang mentransfer uang Rp 80 juta ke salah satu mucikari, dimana disebut uang itu adalah transferan dari Rian, sebenarnya adalah oknum dari kepolisian.

“Kami sudah menemukan bukti pentransfer Rp 80 juta yaitu bagian dari anggota Polda Jawa Timur. Yang inisalnya adalah HH,” ujar Milano.

Sebelumnya dalam persidangan, Mejelis Hakim mengeluarkan penetapan untuk dilakukan penjemputan paksa terhadap Rian Subroto, lelaki yang disebut membooking Vanessa.

Kuasa Hukum Tentri Novanto, Robert Mantinia mengatakan Majelis Hakim Anne Rusiana telah mengeluarkan surat penetapan terkait penjemputan paksa terhadap Rian Subroto.

“Hakim telah mengeluarkan penetapan kepada JPU agar Rian Subroto dijemput paksa,” kata Robert usai persidangan kepada wartawan di PN Surabaya, Senin (29/4/2019).

Robert juga menyampaikan, jika majelis hakim memerintahkan JPU agar berkoordinasi dengan pihak penyidik Polda Jatim untuk melakukan jemput paksa.

“Jadi siapa sosok Rian Subroto? Jika memang fiktif atau tidak. Hakim tidak melihat fakta yang fiktif tapi melihat fakta yang sebenarnya,” ujar Robert. (gun)

News Feed