by

Sadis! Pembuang Mayat dalam Karung Ternyata Masih Keluarga Korban

-Hukum-602 views

Pandeglang, Radar Pagi – Pepatah ‘uang tidak mengenal saudara’ memang ada benarnya. Tersangka S, salah satu pelaku pembuangan mayat dua jenazah dalam karung di Pandeglang, Banten, ternyata masih memiliki ikatan persaudaraan dengan salah satu korban.

“Inisial S adalah masih keluarga dari korban SGP,” kata AKBP Indra Lutrianto, Kapolres Pandeglang, beberapa saat lalu.

Menurut Indra, S ditangkap di Jakarta. Sementara seorang pembuang mayat lainnya, B, ditangkap di Cilegon, Banten.

Adapun empat pembunuh yang memerintahkan S dan B membuang jasad kedua korban, sampai berita ini diturunkan masih buron.

Motif ekonomi diduga menjadi latar belakang para pelaku tega membunuh korban yang masing-masing bernama Asep Hidayat/AH (46) dan SJP (50).

Keenam pelaku ingin menguasai kapal speed boat milik koban. Rencananya, bila speed boat itu laku terjual, maka keuntungannya akan dibagi-bagi.

Mereka pun bertemu di daerah Pantai Binuangeun, Lebak, Banten,  untuk membahas rencana menghabisi kedua korban. Disepakati empat orang menjadi eksekutornya, sementara S dan B yang sehari-harinya bekerja sebagai nakhoda dan anak buah kapal,
bertugas membuang jenazah korban ke laut.

“B dan S orang ini ikut dari awal, ketika para korban dan tersangka ikut pertemuan di daerah Binuangeun,” ujar Indra.

Kedua pelaku tersebut diminta menyediakan kapal oleh empat pelaku buron di kawasan perairan Anyer, Kabupaten Serang.

Sesuai rencana, setelah dihabisi, jenazah Asep dan SJP pun disimpan dalam karung terpisah lalu dibuang pada Jumat malam (5/4) dan Sabtu (6/4) dini hari.

Namun karung yang berisi jasad Asep, warga Kabupaten Lebak, Banten, meski sudah dijejali batu sebagai pemberat ternyata mengambang sehingga ditemukan warga di  Pantai Karibea pada Minggu, (7/4/2019).

Sementara jenazah SJP, ditemukan di Sungai Cisekeut, Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, pada Rabu, (10/4/2019).

Atas perbuatan itu, para pelaku dijerat Pasal 340 KUHP, tentang pembunuhan berencana dan diancam hukuman penjara seumur hidup. (zal)

News Feed